1.575 e-KTP Diserahkan ke Perangkat Desa

0
Kadis Dukcapil Saat Memberikan e-KTP. Foto: Rizki/Serujambi.com
Kadis Dukcapil Saat Memberikan e-KTP. Foto: Rizki/Serujambi.com
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Batanghari serahkan 1.575 Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) elektronik kepada perangkat desa.

BACA JUGA : Konsumsi Sabu Dalam Sel, Hendra Batal Hirup Udara Bebas

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Batanghari, Ade Febriandi menerangkan, 1.575 KTP tersebut diserahkan kepada 124 kasi pemerintahan desa dan kelurahan yang tersebar di delapan kecamatan. Setiap desa KTP yang diberikan jumlahnya berbeda, disesuakan dengan jumlah masyarakat yang telah melakukan perekaman.
“KTP yang diserahkan milik masyarakat hasil dari perekaman yang dilakukan secara jemput bola pada beberapa waktu yang lalu,” katanya Rabu (5/12/2018).
Dijelaskannya, sampai saat ini masyarakat Kabupten Batanghari yang telah mencapai 80 persen yang memiliki KTP Elektronik, dari total penduduk yang berjumlah 300 ribu lebih. Kedepan Dinas Dukcapil berencana melakukan pola yang sama yakni melakukan perekaman dan cetak KTP dengan sistim jemput bola ke desa-desa.
Akan tetapi, sistim rekam dan cetak KTP jemput bola di tahun 2019 akan berbeda dengan yang diterapkan di tahun 2018. Pada tahun 2018, petugas melakukan perekaman jemput bola ke desa-desa dan kecamatan, namun tidak dapat melakukan pencetakan di tempat perekaman.
“Pada Tahun 2019 mendatang, perekaman dengan sistim jemput bola tersebut sudah dapat dilakukan cetak KTP dilokasi. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan rekam serta cetak KTP elektronik,” terangnya.
Namun sebelumnya, perangkat desa harus mendata masyarakat yang ingin melakukan perekaman. Dan data tersebut harus diserahkan ke Dinas Dukcapil untuk di verifikasi terlebih dahulu.
Selain itu, pada saat proses perekaman dan pencetakan KTP dilaksanakan, Kepala Desa atau kasi pemerintah desa harus berada di tempat. Jika sewaktu-waktu terjadi pemutakhiran data masyarakat, kepala desa atau kasi pemerintah dapat langsung melakukan pemutakhiran.

BACA JUGA : PD THC Tantang Pemkab untuk Tambahi Modal Mereka

“Selama ini banyak kepala desa atau kasi pemerintah tidak berada di lokasi saat perekaman berlangsung, sehingga proses perekaman terhambat,” ujarnya.
Ditambahkannya, pada tahun 2019 mendatang Dinas Dukcapil daerah itu juga akan melakukan perekaman dan cetak Kartu Identitas Anak (KIA). Anak dari usia satu hari sampai dengan 17 tahun kurang satu hari dapat melakukan perekaman dan cetak KIA. (riz/den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: