100 Jabatan Perangkat Desa di Sleman Kosong

0
Ilustrasi sumpah pejabat. (ist)
SERUJOGJA.COM, Sleman РSebanyak 100 jabatan perangkat desa di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini masih kosong karena masih menunggu aturan untuk pengisian kekosongan.

“Pengisian kekosongan perangkat di sejumlah pemerintah desa di Sleman masih menunggu selesainya proses peralihan kewenangan dari Pemkab Sleman ke pemerintah desa,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Kelembagaan Aparat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sleman Lasiman, Rabu (10/1).

Menurut dia, sejumlah faktor yang menjadi penyebab kekosongan perangkat desa tersebut karena sebagian besar mengisi posisi lain saat mengikuti seleksi perangkat desa pada 2017.

“Setidaknya tercatat 73 perangkat desa yang kosong pascaseleksi perangkat desa tahun lalu. Selebihnya kekosongan jabatan lantaran perangkatnya meninggal dunia atau mundur dari jabatan,” katanya.

Ia mengatakan, proses pengisian perangkat desa yang kosong tersebut akan diserahkan ke masing-masing pemerintah desa sesuai peralihan kewenangan yang akan dilakukan Pemkab ke Pemdes tahun ini.

“Terlebih dulu, dilakukan perubahan Perda No. 16/2016 terkait seleksi perangkat desa. Kalau draft Perbup disetujui gubernur, maka pemkab akan membuat juklak juknisnya,” katanya. Dijadwalkan, pelaksanaan pengisian perangkat desa dilakukan pada Juli 2018,” katanya.

Ia mengatakan, selama proses seleksi perangkat desapemdes diwajibkan melibatkan pihak ketiga selama proses pengisian perangkat desa. Hal itu terkait dengan pembuatan soal-soal ujian, mulai tes wawancara, ujian tertulis, hingga praktek komputer.

“Panitia Seleksi tidak membuat soal sendiri. Soal wajib dibuat pihak ketiga. Untuk ujian tertulis, bedanya tidak ada lagi pembagian kategori muatan lokal dan umum,” katanya.

Ia mengatakan, meskipun proses seleksi perangkat desa menjadi kewenangan pemerintah desa, Pemkab Sleman tetap memiliki wewenang untuk mengawasinya.

“Akan dibagi mana pengawasan untuk pemkab, kecamatan, desa dan pansel. Ini dilakukan agar proses seleksi berjalan baik,” katanya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...