12 Puskesmas Belum Terakreditasi

0
Ilustrasi dokter
Ilustrasi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Kerinci – Lebih separuh puskesmas yang ada di Kabupaten Kerinci belum terakreditasi. Dari 21 puskesmas yang ada, hanya 9 Puskesmas yang sudah terakreditasi. Padahal akreditasi tersebut akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di kabupaten itu.
Hamsal Rabit, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, menyampaikan bahwa sejak 2016 hingga 2017, baru terakreditasi 9 puskesmas. “Dua tahun ini baru sembilan Puskesmas yang kita akreditasi,” ungkap Hamsal, Senin (22/1/2018).
Lanjutnya, pada tahun 2018 ini, Dinas Kesehatan akan mengajukan tujuh puskesmas untuk diakreditasi. “Tahun ini 7 yang akan kita ajukan akreditasinya. Sisanya kita tuntaskan di 2019 nanti,” terangnya.
Hamsal juga mengatakan, ketujuh puskesmas tersebut sudah layak mendapatkan akreditasi, karena menurutnya sudah memenuhi standar pelayanan kepada masyarakat. “Yang tujuh ini kita anggap telah memenuhi syarat untuk akreditasi, sehingga kita ajukan,” ungkapnya.
Hamsal juga menjelaskan bahwa untuk mendapatkan akreditasi tersebut, dirinya akan membentuk tim pendamping untuk membina puskesmas, agar benar-benar memiliki standar pelayanan, sehingga tidak ada lagi pelayanan yang sembrawut.
Tidak hanya akreditasi, dirinya juga menjelaskan bahwa ada 3 puskesmas yang belum melakukan registrasi. Diantaranya, Puskesmas Muara Imat, Puskesmas Bukit Kerman dan Puskesmas Simpang Tutup. Terlambatnya registrasi itu, katanya, dikarenakan puskesmas tersebut masih baru. “Yang ada di Kerinci 21 Puskesmas, masih ada 3 puskesmas baru lagi yang belum registrasi, karena masih baru,” pungkasnya. (rzi/clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...