31 Bidan di Muarojambi Akan Jadi CPNS

0
Sekretaris Dinas Kesehatan Muarojambi, Yes Isman. Foto: Doni/Serujambi.com
Sekretaris Dinas Kesehatan Muarojambi, Yes Isman. Foto: Doni/Serujambi.com
SERUJAMBI.COM, Sengeti – Sebanyak 31 tenaga kesehatan (Nakes) pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Muarojambi yang telah mengikuti proses seleksi tes kompetensi dasar pada tahun 2016 lalu bernafas legah. Pasalnya, Nakes PTT kini sudah mendapatkan kejelasan nasibnya karena berusia lebih dari 35 tahun.

BACA JUGA : BREAKING NEWS! Mantan Rektor Unja Aulia Tasman Tutup Usia

Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018, menjadi dasar PTT CPNS Kemenkes yang telah mengikuti seleksi pada tahun 2016 dan berusia setinggi-tingginya 40 tahun, dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah daerah.
Sekretaris Dinas Kesehatan Muarojambi, Yes Isman mengatakan bahwa pada tahun 2016 lalu, ada 204 tenaga kesehatan yang mengikuti seleksi tersebut. Ia merincikan ada sebanyak 201 tenaga kesehatan bidan, dokter umum satu, dokter gigi sebanyak dua orang.
“Pada seleksi ini dokter umum, dokter gigi itu lolos hanya bidan dari 201 ada 31 tenaga bidan yang tidak lulus karena usianya diatas 35 tahun. Alhamdulillah dengan adanya kepres nomor 25 tahun 2018 ini ada kejelasan untuk mereka yang belum lulus kemarin,” katanya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa, dengan adanya kepres nomor 25 tahun 2018 tersebut, 31 tenaga kesehatan bidan tersebut akan diangkat dengan jabatan fungsional. Meskipun memang akan ada tahapan-tahapan yang dilakukan hingga nantinya ada penetapan SK oleh PPK.
“Itu nanti akan ditindak lanjuti dengan SKB menkes, menpan RB, BAKN, Kemendikbud. Itu menetapkan langkah-langkah pengangkatan dari PTT yang 35 keatas,” jelasnya.
Ditambah Yes, proses ini akan dilaksanakan pada bulan Januari 2019 yaitu MoU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Muarojambi dengan Kemenkes. Kemudian, Kemenkes menyampaikan kepada Menpan RB sekitar bulan Februari.
“Kemudian bulan Februari juga PPK dalam hal ini bupati mengusulkan formasi ke Menpan RB. Jadi nanti akan ada pemberkasan untuk pertimbangan NIK BKN, kemudian penetapan, dan setelah itu baru penetapan dari Bupati itu sekitar bulan Mei,” ujarnya.
Sementara, pihaknya telah menerima berkas 31 tenaga kesehatan bidan tersebut dari Menpan. Berkas tersebut, kata dia, ini merupakan berkas selama proses seleksi pada tahun 2016 lalu.

BACA JUGA : Sempat Pingsan di Lapas, Jenazah Aulia Tasman Akan Dibawa ke Kerinci

“Nama-nama itu nanti kita masukkan dalam lampiran yang tidak terpisahkan dalam MoU Pemda dengan Kemenkes. Artinya jika MoU ini disetujui oleh kedua belah pihak, maka Insya Allah 31 orang bidan ini akan diangkat jadi CPNS daerah,” Pungkasnya. (don/den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: