Aksi Remas Payudara Terjadi di Sarolangun, ini Pelakunya…

0
Ilustrasi pelecehan. (ist)
SERUJAMBI.COM, Sarolangun – RH dan DA kini harus meringkuk di balik jeruji besi sel Mapolres Sarolangun. Pasalnya, ke pemuda pengangguran ini harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejat mereka, yang tega mencabuli anak baru gede (ABG) berinisial DSP. Mirisnya perbuatan ini dilakukan disaat korban pulang sekolah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, polisi mengamankan ke dua pelaku cabul ini di Desa Panti, Kecamatan Limun, Sarolangun, pada Senin (15/1/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.
Ternyata pelaku cabul ini melakukan perbuatan bejatnya di hari yang sama, yakni pada pukul 16.30 WIB. Saat itu, korban sepulang sekolah dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna merah hitam hendak menuju  ke rumahnya.
Namun diperjalanan, tepatnya di Lintas Sumatera, Desa Pulau Melako perbatasan Desa Teluk Mancur tiba-tiba datang sepeda motor jenis Revo yang ditumpangi dua orang pelaku ini, langsung memepet korban.

Kemudian, kedua tangan pelaku sebelah kirinya langsung meremas bagian payudara korban sebanyak satu kali dan korban menghetikan sepeda motornya dengan mendadak. Merasa kaget dan ketakutan lalu korban berteriak meminta tolong, namun di sekitar kejadian tidak ada orang.

Dengan rasa sedih, korban menangis pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. setelah mendengar cerita, keluarganya pun tak terima. Korban bersama keluarga langsung melaporkan tidakan pelecehan tersebut ke Polres Sarolangun.
Dua pelaku cabul
Dua pelaku cabul

Setelah mendapatkan laporan di hari yang sama, sekira pukul 20.00 WIB.  Anggota Opsnal piket Reskrim langsung ke TKP.

“Berdasarkan keterangan dari saksi, bahwasanya saksi mengenal salah satu pelaku tersebut bernama RH alamat Sarolangun,” kata Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kasat Reskrim AKP George Alexander kepada wartawan, Rabu (17/1/2018).

Lanjutnya setelah mengetahui identitas pelaku, tim Opsnal Melakukan pencarian dan Mengumpulkan Informasi sekira pukul 22.00 WIB Tim Opsnal bergerak menuju Desa Panti.

“Di tempat tersebut tim Opsnal menangkap pelaku yang berinisial RH yang sedang duduk di salah satu warung,” jelasnya.

Kemudian kepada RH tim menanyakan siapa rekan yang bersamanya melakukan pencabulan? RH mengatakan bahwa temannya tersebut bernama DA sedang duduk di bagian depan. Tim Opsnal langsung mengamankan DA tersebut.

“Setelah berhasil diamankan kedua pelaku diintrogasi,” ujarnya.
Akhirnya, Tim opsnal membawa kedua pelaku ke Mapolres Sarolangun untuk di pertemukan kepada korban. Setelah bertemu dengan korban.
“Korban mengatakan benar,   kedua pelaku tersebutlah yang telah melakukan pencabulan terhadap dirinya,” ungkapnya

Dan kedua pelaku akan dijerat Pasal 82  Pasal 76E UU RI No.35 Tahun 2014. “Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,” tutup George. (uis/hry) 

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: