Antusias, Mahasiswa Ilmu Sejarah Adakan Kuliah Umum Etnohistori dalam Kajian Sejarah Jambi

0
SERUJAMBI.COM, Sengeti – Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Jambi kembali menyelenggarakan kuliah umum yang bertajuk Etnohistori dalam Kajian Sejarah Jambi. Kuliah umum tersebut mengahadirkan narasumber ahli Antropolog, Pemerhati Sejarah dan Budaya (Bermukim di Belanda), Frieda Amran. Kegiatan yang terbuka bagi seluruh akademika Unja itu diselenggarakan pada Jumat (5/10/2018) di Gedung Fakultas Ilmu Budaya Unja.

Dalam kuliah umum ini, Frieda Amran menyampaikan bahwa setiap orang itu bukan hanya sebagai pembaca sejarah. Tapi, melainkan seorang pelaku dalam sejarah, sehingga semuanya bisa menjadi ahli sejarah.

“Jadi setiap orang itu harus membantu menceritakan dirinya sendiri atau keluarganya serta masyarakat, sehingga akhirnya kita bisa sama-sama membuat sejarah Jambi yang berdiri tegak hukum,” kata Antropolog ini.
Selain itu, Frieda juga menanggapi tentang bagaimana sejarah keluarga itu masuk dalam sejarah Jambi ini. Ia mengatakan bahwa masih banyak orang-orang yang belum mengulas tentang kehidupan kekeluargaannya. Padahal, khususnya orang Jambi, harus membuat tulisan mengenai kehidupan keluarganya. Pada akhirnya apa yang ditulis mereka pasti akan terkumpul data mentah yang sangat banyak dan kaya mengenai kekerabatan.
“Saya kira sistim kekerabatan orang Jambi ini sangat penting. Karena miskinnya kepustakaan kita mengenai Jambi itu, harus bisa diatasi dengan jalan membuat dan mengolah kepustakaan mengenai diri sendiri dahulu,” ujarnya.
Selanjutnya, dalam kuliah umum ini, Frieda Amran berpesan kepada mahasiswa khususnya Prodi Ilmu Sejarah Unja, agar tetap selalu memperhatikan sejarah lisan dan membuat serta mewawancarai. Dimana mahasiswa yang mengikuti kuliah umum itu, bisa mewawancarai lima orang yang berusia diatas 60 tahun mengenai kehidupannya didalam kampung atau tempat kelahirannya sendiri.

“Itu guna memperkaya hasana dokumentasi mengenai kehidupan sosial di Jambi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Sejarah, Siti Syuhada S.Pd M.E menuturkan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada narasumber Frieda Amran yang diketahui ahli Antropolog, Pemerhati Sejarah dan Budaya (Bermukim di Belanda) yang sudah ingin mengisi kuliah umum di Program Studi Ilmu Sejarah ini.

“Saya berharap kepada mahasiswa Ilmu Sejarah ini, setelah adanya kuliah umum yang diberikan ibuk Frieda ini, agar kedepannya bisa membuat sejarah Jambi ini lebih dikenal orang lain,” tandasnya.(don/fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...