Areal PT Samhutani Dinyatakan Status Quo

0
SERUJAMBI.COM, Sarolangun – Hasil mediasi antara warga Desa Ladang Panjang dengan pihak PT. Samhutani,  masalah konflik lahan yang difasilitasi oleh Bupati Sarolangun bersama Kapolrea Sarolangun,  dan sejumlah pihak terkait,  di Ruang Pola Utama Kantor Bupati hari ini (20/03/2018), menghasilkan berapa langkah maju.
Diantaranya,  dibentuk tim terpadu gabungan dari Pemkab Sarolangun, Polres Sarolangun,  pihak perusahaan,  wakil dari maayarakat,  BPN,  camat dan unsur lainya, guna mencari jalan keluar.
Kemudian tim terpadu tersebut diberikan waktu satu bulan guna mencari jalan penyelesaian.
“Selama satu bulan tersebut lahan yang disengketakan dalam kondisi status quo,  tidak boleh ada aktiglfitas apapun diatasnya, ” kata Kapolres Sarolangun,  AKBP Dadan Wira Laksana,  usai proses mediasi.
Ditambakan Kapolres, untuk memastikan diatas lahan tidak ada aktifitas,  alat berat perusahaan dalam pengamanan pihak kepolisian dalam satu bulan ini. “Anggota kita siagakan di lahan, selama tim terpadu bekerja,” ujar Dadan.
Sementara itu, Bupati Sarolangun,  H  Cek Endra,  ketika dikonfirmasi, mengakui jika untuk mencari penyelesaian konflik lahan PT Samhutani dengan warga Ladang Panjang telah dibentuk tim terpadu.
“Tim akan mulai bekerja,  sementara itu masyarakat diberikan kesempatan untuk mengumpulkan bukti-bukti kepemilikan lahan,” ujarnya.
Terpisah, kepala Desa Ladang Panjang,  Tarmizi,  mengakui jika ada kesepakatan status quo selama satu bulan.  “Saya rasa warga juga akan komitmen,  asalkan pihak perusahaan komitmen,” ujarnya singkat. (uis) 
Loading Facebook Comments ...
loading...