Astaga! Murid Aniaya Guru Hingga Tewas

0
Guru yang kritis akibat diduga dianiaya muridnya sendiri. Sumber foto: beritajatim.com
Guru yang kritis akibat diduga dianiaya muridnya sendiri. Sumber foto: beritajatim.com
SERUJAMBI.COM – Dunia pendidikan berduka. Kali ini pelakunya diduga seorang murid salah satu sekolah menengah tingkat atas di Jawa Timur. Murid nakal itu, diduga menganiaya gurunya sendiri, Ahmad Budi Cahyono hingga tewas saat dirawat di RS Dr Soetomo Surabaya, Kamis (1/2/2018).
Informasi pertama soal meninggalnya guru ini disampaikan akun instagram @ratu.gosip, 30 menit lalu. “Dunia pendidikan berduka: Hari ini 1 Feb 2018, Seorang guru dianiaya muridnya di SMAN… Akibatnya pak guru mengalami pembuluh pecah di bagian otak, dan Pak Guru Budi ini menghembuskan nafas terakhirnya saat di perjalanan menuju RSUD dr. Soetomo Surabaya😭😭😭, dan istri pak Budi sedang hamil,” tulis @ratu.gosip.
Bahkan, RG juga menulis siapa pelaku yang tega melakukan penganiayaan yang berujung meninggalnya korban itu. “Pelaku kelas 12, motif hanya gara-gara dicoret di pipinya karena tertidur di dalam kelas, si anak tidak terima dan sepulang sekolah pak Budi dihadang dan dianiaya dicekik lehernya !!! Sekarang siswa tersebut sudah di amankan di kantor polisi,” tulis RG.
Benarkah informasi ini? Ternyata ada benarnya. Pada situs media online beritajatim.com, memuat berita soal adanya seorang guru yang sedang dirawat akibat penganiayaan. Diduga, pelaku adalah muridnya sendiri.
Dikutip dari laman beritajatim.com, Ahmad Budi Cahyono, seorang tenaga guru kesenian tidak tetap SMAN 1 Sampang, Madura, harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Dr Soetomo, Surabaya. Dia menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh muridnya sendiri.

Menurut informasi yang berhasil diperoleh beritajatim.com, sebelum aksi penganiayaan berlangsung, guru tersebut sedang melakukan proses belajar mengajar seni rupa. Entah apa yang terjadi di sana, keduanya cekcok hingga guru tersebut terjatuh.

Namun, kabar beredar jika guru kesenian itu awalnya mencoret pipi muridnya yang diduga sedang tidur saat jam pelajaran berlangsung. Tak puas dengan teguran sang guru, murid inisial HL itu, memukul guru hingga terjatuh mengenai bangku. Konon, akibat penganiayaan yang dilakukan muridnya, guru itu mengalami gagar otak dan pembuluh darah pecah.

“Iya memang informasi itu benar ada penganiayaan yang menimpa seorang guru,” terang Kapolres Sampang, AKBP Budhi Wardiman, melalui Kapolsek Torjun, AKP Harifi Kahar, Kamis (1/2/2018) malam.

Harifi menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. “Kita masih selidiki kasusnya,” singkatnya.

Sekadar diketahui, guru tidak tetap yang mengajar kesenian ini, merupakan pasangan suami istri yang baru saja melaksanakan pernikahan. Bahkan istri korban mengadung anak pertamanya.(esa/berbagai sumber)

Loading Facebook Comments ...
loading...