Badri Husin: Program Membangun Dari Dusun ke Kota Nol Besar

0
SERUJAMBI.COM, Merangin – Politisi Nasdem Merangin, Badri Husin menilai program Haris-Khafid (Harkad) khususnya membangun dari dusun ke kota merupakan program gagal.
Menurutnya, program ini nol besar karena sampai habis di ujung masa jabatan Al Haris sebagai Bupati Merangin, program ini tidak ada bukti nyatanya. Contohnya, membangun dari desa ke Kota dengan gerakan 100 juta perdesa (sejusade) tidak terealisasi meski sudah melakukan rapat berkali-kali dengan OPD terkait.
“Program Membangun dari desa ke kota dengan gerakan 100 perdesa setelah kita panggil OPD leding sektornya ternyata tidak berjalan,” ungkap Badri yang juga merupakan wakil rakyat di Kabupaten Merangin ini.
Badri Husin juga mengatakan program jaminan kesehatan masyarakat berobat, rujukan berobat dijanjikan bisa berobat hingg ke rumah sakit ternama di Jakarta juga tidak terlaksanan.
“Program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) hingga ke rumah sakit ternama ke jakarta itu juga nihil pasalnya masyarakat kalau berobat juga harus bayar,” jelas Badri Husin.
Program yang terlaksana adalah program pemberdayaan masyarakat (Probemas) 50 juta perdesa hanya dua tahun pertama artinya dilaksanakan pada tahun 2013 dan 2014 artinya program yang d lanjutkan itu adalah program Nalim semasa menjabat bupati.
“Program yang terlaksana cuma program pemberdayaan masyarakat (Probemas) 50 juta perdesa itupun terlaksana 2 tahun di awal 2013 dan 2014 dia menjabat artinya program yang dilanjutinya adalah program bupati sebelum nya yakni Pak Nalim,” tandasnya. (fji)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: