Bau Mayat Dikira Bangkai Ayam, Tak Sengaja Dibakar Pedagang

0
SERUJAMBI.COM, Merangin – Ternyata, mayat yang ditemukan pedagang pecel lele (Sigit) di RT 18, RW 09, Kelurahan Pamenang tewas dibuang di tempat sampah. Awalnya, Sigit mengira bau mayat tersebut adalah bangkai ayam.
Karena resah dengan bau yang menyebar luas, dia lalu membakar tumpukan sampah sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, mayat tersebut masih berada di bawah tumpukkan sampah.
Tanpa curiga, usai membakar sampah ia menjemput Tupar (58) ke rumah untuk menjaga api agar tidak menjalar. Setelah dibakar bau menyegat itu pun tidak hilang. Tupar yang berjaga selanjutnya memadamkan api. Ia pun mencongkel triplek yang dibakar, saat itu Tupar heran lantaran saat dicongkel seperti pipa tapi mengeluarkan ulat.
Semakin penasaran, ia pun membuka papan triplek tersebut. Sontak papan triplek dibuka Tupar langsung terkejut karena dibalik papan itu ada mayat yang sudah membusuk dan terbakar.
Merasa ketakutan, ia pun langsung berteriak sambil memanggil warga terkait penemuan mayat, lalu melaporkan penemuan mayat ini ke Polsek Pamenang.
“Ya, pedagang dan warga sekitar menemukannya. Kita langsung membuat garis polisi (Police Line) sekitar lokasi,” kata Kapolsek Pamenang AKP Niko.
Kapolsek menyebutkan, dari olah TKP awal, mayat tersebut belum diketahui identitas pastinya. Namun disekujur tubuhnya sudah menghitam seperti terkena api. Disekitar lokasi hanya sisa kayu terbakar. Sedangkan korban mengenakan sepasang sepatu kets warna hitam, ikat pinggang berwarna coklat, celana pendek selutut berkantong besar serta masih mengenakan baju kaos oblong.
“Untuk identitasnya masih kita lakukan otopsi. Termasuk apa motif yang terjadi terhadap korban ini kita selidiki dulu ya,” tutupnya. (fji)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: