Bawaslu NTT: Pengawasan Pilkada Setelah Penetapan Calon

0
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna. (ant)
SERUKUPANG.COM, Kupang РKoordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT Jemris Fointuna mengatakan Bawaslu mulai mengawasi pilkada setelah KPU menetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur.

“Bawaslu baru bisa mengambil tindakan dalam bentuk pengawasan, terutama terhadap para pasangan calon setelah adanya penetapan oleh KPU NTT,” kata Jemris Fointuna kepada wartawan di Kupang, Selasa (9/1), terkait pengawasan Pilgub NTT.

Menurut dia, jika belum ada penetapan pasangan calon, maka Banwaslu belum bisa melakukan tindakan apapun terhadap kegiatan pasangan calon, termasuk penertiban alat peraga kampanye (APK).

“Titik penempatan atau pemasang APK ini oleh KPU NTT, karena itu kita akan awasi apabila ada yang pasang di luar titik atau lokasi yang ditentukan KPU NTT,” katanya.

Dia meminta pasangan calon untuk mengikuti semua aturan yang disampaikan KPU NTT.

Jemris mengingatkan bakal calon gubernur-wakil gubernur untuk tidak melibatkan Aparatur Sipil Negera (ASN), anggota TNI dan Polri sebagai tim kampanye atau tim pemenangan dalam Pilgub NTT.

“Kita minta supaya bakal pasangan calon bisa taati ini, yakni tidak melibatkan ASN serta TNI/Polri,” katanya.

Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT Yosafat Koli secara terpisah mengatakan, tahapan pelaksanaan Pilkada NTT saat ini memasuki pendaftaran bakal pasangan calon yang dimulai 8-10 Januari.

Pada saat ini juga, bakal pasangan calon mulai melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Prof. Dr. Johanes Kupang.

Dia mengatakan penetapan calon baru akan dilakukan pada 12 Februari 2018 dan pada 13 Februari dilanjutkan dengan pengundian nomor urut,” katanya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...