“Biarlah Mati di Pesawat”, Kalimat Terakhir Korban Pesawat Lion Air asal Jambi

0
rumah duka
Rumah duka di kawasan The Hook, Jambi terlihat sepi. (Wawan/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Jambi – Sah Sahabudin (43), warga Jambi asal Banten yang bekerja sebagai Kasubag TU KPP Pratama Pangkal Pinang, Bangka, seperti punya firasat. Sebelum mengalami kecelakaan Lion Air jatuh, korban sering mengucapkan kakimat, “biarlah mati, palingan mati di Pesawat”.
BACA JUGA: Dituduh Selingkuh, Halima Disekap Belasan Bulan dan Dicelurit Suami
Berdasar informasi, korban meninggalkan seorang stri, Ratna Sari Dewi (34), yang bekerja sebagai Wakil Ketua II Bidang Umum dan Kepegawaian, dan dua orang orang anak: Ratu (3) dan Hanin yang masih berusia 6 bulan.
Adik dari Ratna, Randi (29), Kamis (1/11/2018) mengatakan, satu minggu sebelum terjadinya kecelakaan, Sah Sahabudin mendatangi keluarganya di Jambi. Dan saat berada di Jambi, ia kerap berbicara kalimat itu, “biarlah mati, palingan mati di pesawat”.
Dijelaskan Randi, hingga saat ini jasad korban belum ditemukan oleh pihak terkait. Namun, ada beberapa peralatan yang dibawa korban telah ditemukan.
“Sejadah dan tempat alat tulis yang biasa dipakainya sudah ditemukan,” ujarnya.
Lanjutnya, korban menikah dengan Ratna sejak Desember 2014. Sebelum jalani pernikahan, Sah Sahabudin telah bekerja di KPP Pratama Pangkal Pinang, Bangka. Dan, korban selalu rajin untuk mengunjungi sang istri di Jambi.
“Kalau ada waktu libur, Akang (korban) bisa tiga sampai empat hari berada di Jambi,” katanya.
Ketika ditanya terkait harapan dari pihak keluarga kalau korban masih bisa ditemukan dalam keadaan hidup? Ia mengatakan kalau saat ini pihak keluarga telah pasrah dengan kondisi apapun.
“Kalau dilihat dari kondisi saat ini, kami pasrah,” ucapnya.
BACA JUGA: Ternyata SAR Hanya Temukan Bagian dari Black Box Lion Air JT 610
Karena, setelah mendapatkan kabar dari pihak keluarga yang di Banten, melalui paranormal, kemungkinan hari ini jasadnya ditemukan.
“Permintaan semasa hidup, korban kalau meninggal minta dikebumikan di Banten, tempat orang tuanya,” pungkasnya. (den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: