Bicarakan Masjid, Fasha Sambut Kunjungan Wapres Jusuf Kalla di Jambi

0
SERUJAMBI.COM, Jambi – Kunjungan Kerja (Kunker) sehari Wakil Presiden RI H. M. Jusuf Kalla di Kota Jambi mendapat apresiasi Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha.
Disela-sela kunkernya itu, Wapres yang juga selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu, bertemu Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha yang juga selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Jambi. Dalam pertemuan silaturrahmi dan konsolidasi bersama jajaran pengurus DMI Provinsi dan Kota Jambi yang berlangsung di Masjid Agung Al-Falah, Sabtu siang (4/8) itu, turut pula dihadiri Plt Gubernur Jambi H. Fachrori Umar, Ketua DMI Provinsi Jambi H. Hafiz Husaini, Wakil Ketua DMI Kota Jambi dr. H. Maulana, serta pengurus DMI Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Jambi.
Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha kepada sejumlah awak media usai pertemuan itu menyampaikan apresiasinya atas kunjungan kerja Wapres yang juga dimanfaatkan guna melakukan silaturrahmi bersama jajaran pengurus DMI se-Provinsi Jambi.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran bapak Wakil Presiden yang juga selaku Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia di Kota Jambi. Kehadiran beliau disela-sela kunkernya ini yang juga dimanfaatkan untuk melakukan silaturrahmi dan konsolidasi organisasi Dewan Masjid Indonesia, tentunya ini akan menambah spirit kami dalam membangun dan mengembangkan organisasi ini dengan tujuan memakmurkan masjid dan kemaslahatan ummat,” ujar Fasha.
Fasha juga mengatakan, dalam pertemuan itu, Wapres banyak memberikan masukan-masukan yang konstruktif, mulai dari konsolidasi internal hingga terkait dengan penguatan tugas dan fungsi Dewan Masjid agar betul-betul dapat memberikan manfaat ditengah-tengah masyarakat.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam amanahnya dihadapan para Pengurus Dewan Masjid Indonesia, meminta agar masjid tidak digunakan untuk mengkampanyekan seseorang melawan orang lain atau memaki-maki lawan politik.
“Yang tidak boleh menggunakan masjid untuk mengakampanyekan seseorang melawan orang lain, masjid jangan dipakai memaki-maki lawan politik, atau bagaimana kita menganjurkan sesuatu yang bertentangan dari jamaah,” ujarnya.
Wapres mengingatkan, bahwa masjid didirikan dan dimakmurkan oleh banyak orang. Untuk itu di dalam masjid tidak boleh berpihak, masjid menurutnya harus dapat membuat semua jamaah terayomi.
Kunjugan Wapres dan rombongan di Kota Jambi sebelumnya diawali dengan mengisi ceramah umum di Universitas Jambi. Dikampus Pinang Masak, Mendalo itu, Wapres memberikan kuliah umum bertemakan “Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara”.
Dalam kunjungan kerja singkat tersebut, tampak ikut serta bersama rombongan Wapres, Hamid Awaluddin, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, dan Staf Khusus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Wijayanto Samirin. (*/esa)
Loading Facebook Comments ...
loading...