BNNK Mendadak Tes Urine Pejabat Batanghari

0
sekda batanghari
Sekda Batanghari aat menjalani tes urine. (Rizki/Serujambi.com)

SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari secara mendadak melakukan tes urine kepada 81 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari, pada Senin (31/12/2018) sekitar pukul 09.30 wib.

BACA JUGA: Disdik Provinsi Jambi Masuk Zona Merah, Ombudsman: Tak Patuh UU Pelayanan Publik

Tes urine secara mendadak tersebut dilakukan pada saat seluruh pejabat sedang rapat Evaluasi Kegiatan Tahun 2018 di ruang pola besar Kantor Bupati Batanghari.

Kedatangan BNNK Batanghari bersama dengan Satres Narkoba Polres Batanghari tersebut, langsung membuat terkejut para peserta rapat yang ada di ruang pola besar Kantor Bupati Batanghari tersebut.

Pantauan SeruJambi.com tes urine tersebut dimulai dengan Kepala Bappeda Batanghari Mulawarmansyah dengan mengisi absen dan mengambil botol penampung urine dan diikuti oleh seluruh pejabat lainnya, seperti Kadis, Camat, Lurah, Kades dan Sekretaris Daerah Batanghari Bachtiar SP.

Kepala BNNK Batanghari Kompol M Zuhairi saat dikonfirmasi oleh awak media sesaat setelah melakukan tes urine kepada pejabat membenarkan hal tersebut.

“Iya, benar kita memang sengaja melakukan tes urine ini secara mendadak,” kata Kepala BNNK Batanghari Kompol M Zuhairi.

Dikatakannya, berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan oleh pihaknya, ada 13 orang pejabat yang terindikasi. Namun, bukan terindikasi memakai narkoba melainkan terindikasi obat.

“Berdasarkan hasil parameter kami kan ada Enam, antaranya THC untuk mebaca ganja, Metampetamin untuk membaca Sabu-Sabu. Tapi dari 13 orang ini yang terbaca tadi Benzo semua. Jadi Benzo itu turunannya obat, makanya kita validasi obatnya apa,” jelasnya.

Saat ditanyai jenis obat apa yang digunakan oleh 13 orang pejabat tersebut, Zuhairi menyebutkan, berdasarkan pengakuan mereka obat asam urat.

“Nanti dari 13 orang tersebut kita minta untuk datang ke BNNK untuk membawa jenis obat asam uratnya. Ada juga tadi yang mengaku makan duren campur kopi, itu kita tidak tau hasilnya apa,” ujarnya.

BACA JUGA: Olah TKP Penambang Emas Korban Mutilasi, Dua Polisi Ditembak

“Kalau Benzo itu memang obat, tapi tadi kalau hasil THC atau Metampetamin kita tidak kompromi lagi. Tapi karna tadi Benzo itu bisa saja, siapa saja,” pungkasnya. (riz)

Loading Facebook Comments ...
loading...