Brigjend Muchlis yang Humanis: Pimpin Polda Jambi, Bangun Masyarakat Beradat

0
Kapolda Jambi Brigjend Pol Muchlisin AS
Kapolda Jambi Brigjend Pol Muchlisin AS
SERUJAMBI.COM, Jambi – Membangun masyarakat yang beradat menjadi salah satu fokus dan target putra terbaik Jambi Brigjen Drs Muchlis A.S, M.H dalam memimpin Kepolisian Daerah (Polda) Jambi ke depan, langkah ini tentu sangat humanis.
‘Sakti I’ ini mengatakan, membangun masyarakat yang memiliki nilai-nilai yang merujuk kepada adat istiadat sangatlah penting dalam mewujudkan masyarakat yang damai aman dan sejahtera di Provinsi Jambi.
“Saya tau karakter masyarakat Jambi, masyarakat Jambi sangat ramah dan sangat menjaga keberagaman,” ujarnya.
Untuk itu, Polda Jambi di bawah komandonya, lebih menekankan pendekatan persuasif dalam berbagai kesempatan nantinya untuk menjaga kondusifitas Provinsi Jambi.
“Terus mengedepankan budaya diskusi dalam menyelesaikan semua persoalan yang ada nantinya,” ungkap Brigjend Muchlis.
Kapolda mengakui bahwa tiga tahun terakhir, di Provinsi Jambi selalu terjadi konflik, bentrok dan kerusuhan antar desa. Menyikapinya, Brigjend Muchlis akan menyiapkan program yang dapat menyentuh langsung ke akar rumput.
“Nanti  kita coba melalui Bhabinkamtibmas kita, kemudian program-program dari Binmas dan program bidhumas,” ujar Kapolda.
Selain itu, kehumanisan Brigjend Muchlis juga tersirat dalam penyampaiannya yang berkomitmen mengedepankan diskusi pada masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan. Hal itu, katanya dirasa penting dalam upaya menyamakan visi untuk kebersamaan membangun bangsa dan negara.
“Untuk bisa meningkatkan kembali forum diskusi kecil-kecilan dan FGD akan kita aktifkan kembali agar ada kesamaan visi untuk membangun negeri,” jelasnya.
Selain fokus dalam membangun masyarakat yang lebih beradat, jendral bintang satu ini juga memfokuskan pengawasan di bidang media sosial sangat rentan disalah gunakan menimbulkan konflik antar masyarakat bahkan antar golongan dan kelompok.
“Kita nantinya akan meningkatkan patroli cyber di media sosial, karena tahun ini dan tahun selanjutnya merupakan tahun politik dan sangat rentan media sosial disalahgunakan,” tegasnya.
Untuk itu, Brigjend Muchlis menghimbau agar masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Selain berhati-hati masyarakat harus bijak dalam menyikapi persoalan yang diakibatkan oleh media sosial itu sendiri.
“Masyarakat harus dapat menyaring informasi, apalagi yang disebarkan di media sosial,” imbaunya.
Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) juga menjadi fokus Brigjend Muchlis. Dia mengajak masyarakat Provinsi Jambi tidak terlibat PETI. Selain ilegal, PETI juga sudah sangat banyak memakan korban jiwa. Untuk itu, Brigjend Muchlis  berharap besar partisipasi masyarakat secara efektif bersama-sama memberantas PETI.
“Jika hanya mengandalkan kepolisian saja kurang kuat, kita juga perlu kerja aktif masyarakat merupakan suatu hal yang paling utama dalam menyelesaikan persoalan PETI di Jambi ini,” pungkasnya.(eks/hry) 
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: