Bukannya Naik, DBH Tanjab Barat Justru Berkurang Rp 100 Miliar

0
Ilustrasi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Harapan pemerintah kabupaten Tanjab Barat untuk mendapatkan kenaikan Dana Bagi Hasil (DBH) pupus sudah. Kendatipun harga minyak dunia mengalami peningkatan, akan tetapi DBH migas yang didapat justru mengalami penurunan. Penurunan yang terjadi mencapai hampir Rp 100 miliar.
Ketua DPRD Tanjab Barat, Faizal Riza, ketika dikonfirmasi membenarkan berkurangnya jumlah DBH yang diperoleh pemkab Tanjab Barat. Ia mengetahui berkurangnya DBH tersebut, setelah menerima surat pemberitahuan.
“Yang kami lihat dalam surat itu, memang terjadi penurunan DBH tersebut,” terangnya.
Namun ketua DPRD mengaku, tidak tahu sama sekali apa penyebab berkurangnya DHB tersebut. Pihaknya pun saat ini tengah mencari tahu penyebab berkurangnya DBH. Karena jumlah yang berkurang cukup besar sekali.
“Belum tahu apa sebab penyebab berkurangnya DBH. Apakah karena produksi atau apa,” ungkapnya.
Faizal Riza juga mengungkapkan, pihaknya selama ini mendapat informasi yang salah. Berdasarkan informasi yang ia terima, DBH tahun 2019 akan mengalami kenaikan. Kabar tersebut tentunya cukup memberikan angin segar bagi pemerintah daerah. Sebab, DBH merupakan salah satu sumber APBD terbesar pemkab Tanjab Barat. Terutama dari sektor Migas. Karena untuk PAD, masih belum bisa diandalkan.
Untuk PAD yang diperoleh, setiap tahunnya pemkab Tanjab Barat hanya mendapatkan tak lebih dari Rp 85 miliar. Tahun lalu, DBH yang diperoleh hanya Rp 83 miliar.
“Kalau sampai terjadi penurunan terus menerus. Makanya, akan kita pelajari nanti,” pungkasnya. (iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: