CERITA MALAM: VShop, Tongkrongan Dj Heboh Hingga Gadis-gadis Seksi

0
Ilustrasi dj
Ilustrasi dj
VShop telah cukup dikenal di kalangan clubers Jambi. Cafe dan resto yang beralamat di kawasan Stadion Tri Lomba Juang, Pasar, Kota Jambi ini, selalu ramai didatangi pencari hiburan malam. Seperti apa suasananya?

—-

Layaknya club-club malam lain, VShop baru ramai dikunjungi mulai pukul 23.00 WIB. Semakin larut, cafe ini semakin ramai. Pengunjung dari berbagai usia dan jenis kelamin perlahan-lahan memenuhi ruangan cukup lebar di dalam cafe ini.
Lampu yang temaram, ditambah aksi DJ yang piawai memadu lagu, mulai menghangatkan tim Serujambi saat berkunjung ke cafe ini beberapa waktu lalu. Mulanya musik tak terlalu kencang, bit-nya masih pelan. Lama-lama bit mulai cepat dan menghentak seiring semakin banyaknya pengunjung.

BACA JUGA: Nge-Rock Seru di Double ‘D Cafe

Sekitar pukul 00.30 WIB, meja-meja di cafe ini sudah hampir penuh. Pengunjung terlihat datang berkelompok. Ada yang hanya pria saja, ada gadis-gadis saja, dan ada yang berpasang-pasangan. Semua terlihat santai menghadap Dj perempuan berparas elok di depan.
“Minum apa, Bang?” tawar seorang pelayan.
Setelah memesan minuman, gadis pelayan itu terlihat berjalan ke bar. Beberapa menit kemudian ia telah mengantar pesanan.
“Di sini kalau malam Minggu selalu penuh,” kata dia menimpali.

BACA JUGA: Waria Genit di Batas Kota

Gadis tadi duduk lalu dengan ramah melayani pembicaraan tim. Tak berapa lama ia berdiri, mendekati tamu yang baru masuk dari pintu kaca, lalu menawarkan minuman.
Musik kian kencang. Bit-nya semakin cepat.
Asap rokok mulai memenuhi ruangan. Suara-suara banyak orang saling berebut di telinga. Meja-meja telah terisi penuh pada pukul 14.00 WIB.
Gadis-gadis cantik berbusana seksi tampak hilir mudik di dalam ruangan. Suara tawa mereka yang halus membuat perasaan ingin menggoda.
“Kalau mau ditemani, saya coba tawarin, Bang?” tawar pelayan tadi.
Kami menolak dengan halus. Tetapi gadis-gadis berbusana seksi itu terus menggoda dengan tarian-tarian mereka yang lincah.
Ditanya dari mana para gadis itu, pelayan tadi mengaku para gadis itu adalah pemandu lagu dari beberapa tempat hiburan malam dalam Kota Jambi. Biasanya, usai jam kerja habis, mereka beramai-ramai ke VShop.

BACA JUGA: Dari Karaoke hingga Striptis Seksi

“Paling dengan kawan-kawan mereka lah,” tuturnya.
Sales salah satu merek bir mendekati. Ia menawarkan produknya. Setelah dipesan, ia kembali duduk di meja tim Seru.
“Ndak bawa cewek, Bang? Kalau ke sini biasanya bawa cewek sendiri, di sini ndak menyediakan ladies,” tuturnya.
Ia juga menuturkan bahwa cafe ini hanya untuk penikmat musik dan minum-minuman beralkohol. “Kalau ineks (sejenis narkoba, red) dak ado, Bang,” tegasnya.
Setengah jam kemudian, cafe ini benar-benar “hidup”! Dj berganti. Sekarang pria. Kepiawaiannya meramu musik tak diragukan lagi ketika semua pengunjung mulai berdiri dan berjoget-joget riang.
Seorang gadis cantik melirik-lirik ke arah meja tim Seru. Tak berapa lama ia datang lalu duduk di meja.
“Buka botol lah, Bang,” ujar gadis berbaju kaos putih ketat, celana super pendek hingga terlihat pahanya yang putih mulus.
Ditanya maksud perkataannya, ia menjelaskan bahwa biasanya, tamu yang ingin ditemani ladies memesan minuman botol beralkohol tinggi. Cuma, harga per botol lumayan mahal, sekitar Rp 800 ribuan hingga Rp 1 jutaan. Ia menawarkan wine atau anggur.
Ketika tim kembali menolak, ia berdiri dan beranjak pergi dari meja. Tapi matanya masih melirik-lirik ke arah meja tim Seru.
Suasana kian panas. Waktu telah menunjukkan pukul 04.00 WIB, namun ruangan masih dipenuhi musik, asap rokok, minuman alkohol dan gadis-gadis cantik.
Sekitar pukul 04.15 WIB, tim Seru meninggalkan VShop. Di luar, terlihat gadis tadi sedang berdiri bersama tiga rekannya.
“Boleh ikut, Bang?”
Adzan Subuh berkumandang ketika VShop menutup pintu dan melepas tamu terakhir. Ke empat gadis itu terlihat mengantuk saat kami antarkan ke indekos mereka di kawasan Kasang.(*)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: