Dewan Sarolangun Tak Takut KPK, APBD P Tak Disahkan, APBD Murni Tarik Ulur

0
Gedung DPRD Sarolangun
Gedung DPRD Sarolangun
SERUJAMBI.COM, Sarolangun – Kabupaten Sarolangun adalah salah satu kabupaten yang tak ada APBD Perubahan di tahun anggaran 2018. Hingga kini belum diketahui alasan pasti kenapa ini bisa terjadi. Apalagi selama Sarolangun berdiri, baru kali ini Sarolangun tak ada APBD P. Parahnya, APBD murni 2019, hingga kini belum juga dibahas di DPRD Sarolangun. Ditenggarai, permasalahan ada di dewan.
Dikutip dari laman Serusarolangun.com (grup Serujambi.com), sumber di lingkup Pemkab Sarolangun menyebut, DPRD Sarolangun terkesan “keras” dengan APBD P dan APBD murni. Mereka bahkan terkesan enggan membahas APBD yang jelas-jelas peruntukannya bagi pembangunan Sarolangun, dan untuk kepentingan masyarakat Sarolangun.
“Sampai sekarang APBD murni saja belum dibahas, padahal sudah bulan Oktober, target bulan November selesai,” tutur sumber yang tak mau disebut namanya di media ini, kepada Serusarolangun.com, Sabtu (20/10/2018).
“Sepertinya dewan Sarolangun tak takut dengan KPK,” tambahnya.
Apa yang disampaikan sumber ada benarnya. Yansah, salah seorang aktivis Sarolangun menyebut, APBDP Sarolangun gagal karena anggota dewan yang tak mau memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Innalillahi APBD P Sarolangun,” ungkap Yansah, di akun media sosialnya, beberapa waktu lalu.
Ungkapan Yansah bukan tidak beralasan, pasalnya, dana yang bisa dialokasikan di APBD P Sarolangun 2018, mencapai angka Rp 85 miliar. Dengan tidak disahkannya APBD P oleh dewan, jelas ini merugikan rakyat Sarolangun.
Pertanyaannya, apakah APBD Sarolangun 2019 akan bernasib sama dengan APBD P 2018? Alias sama-sama tidak disahkan dewan? Hanya dewan Sarolangun-lah yang tahu.(lim)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: