Di Merangin, Ribuan Botol Miras Disita Polisi

0
Miras
Ribuan Botol Miras Disita Polisi. (Fajri/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Merangin – Polres Merangin terus menekan peredaran minuman keras, dengan operasi Pekat Siginjai 2018. Dalam operasi ini sebanyak
1176 botol minuman keras, yakni untuk di daerah Dusun A3 Kecamatan Pamenang
menyita 3 botol merek Newport Blue, 9 botol Anggur Merah, Asoka Whiskey 12 Botol, Beras Kencur 13 Botol, dan Malaga 1 Botol dengan total keseluruhan 38 botol. Dan di dusun C1 kecamaant Pamenang, menyita 124 botol miras yang dijual oleh rincian, Bir Bintang 54 botol, Asoka Putih 24 Botol, beras Kencur 64 botol dan 6 botol Bir hitam Merk Guines.
Operasi teranyar yang dilakukan pada Sabtu (14/4/2018) sekira pukul 22.00 WIB Polres Merangin menyisir kawasan Kecamatan Pamenang dan memeriksa setiap toko kelontong yang diduga menjual miras.
Saat tiba di toko manisan Milik Nurkholis (37) warga Desa Rejosari kecamatan Pamenang, langkah petugas pun terhenti dan bertanya apakah di tempat tersebut menjual miras.
Nurkholis mengaku hanya menjual beberepa botol saja, “Cuma ada sedikit pak, tida banyak kami jual,” ujarnya.
Namun aparat merasa curiga dengan isi gudang penyimpaan milik Nurkholis, polisi pun meminta izin untuk melakukan pemeriksaan di gudang tersebut, namun orang tua dari Nurkholis seolah berusaha menghalangi pemeriksaan.
Setelah melakukan negosiasi panjang, petugas pun diperbolehkan untuk memeriksa, dan ternyata di dalam gudang tersebut ditemukan ratusaan botol miras dengan berbagai merek. “Barangnya baru datang tadi pak, saya tidak bermaksud untuk menyembunyikannnya,” aku Nurkholis.
Ternyata, tepat satu hari sebelumnya, pihak Kepolisian Sektor Pamenang sudah melakukan razia di tempat Nurkholis, namum hanya ditemukan 42 botol miras saja.
Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kabag Ops Kompol Wirmanto mengatakan, sebelumnya mereka memang sudah mendapat informasi bahwa dikawasan tersebut marak penjualan Miras dan saat Pihak Kepolisian Sektor Pamenang melakukan operasi pekat sebelumnya, di tempat Nurkholis belum melakuan bongkar muat minuman tersebut.
“Kita dapat informasi ada aktivitas bongkar muat, dan tim langsung bergerak kesana,” ucap nya.
Operasi pekat ini merupakan giat yang sudah program kepolisian dengan melibatkan seluruh petugas kepolisian,dimana yang menjadi sasaran mereka yaitu para pelaku penjual dan pemakai minuman keras dan berbagai tindak pidana lainya.
“Operasi ini guna menekn angka kriminalitas dan tindak pidana di kawasan Kabupaten Merangin,” sambungnya.
Dimalam yang sama, untuk di kawasan Kecamatan Tabir Kepolisian Sektor Tabir mengamankan 3 drum minuman keras tradisional jenis tuak di lapak milik Daeng (42) warga Desa Air BAtu Kecamatan Tabir Ilir. Dari informasi yang diperoleh, Daeam mendapatkan tuak tersebut dengan cara memproduski sendiri.
Sementara untuk miras yang dijual oleh Nurkholis sebanyak 972 botol, yakni dengan merek, Bir Bintang 347 Botol, Malag 48 botol, Asoka 216 botol, Anggur Merah 276 botol, Guinness 56 botol, beras Kencur 18 botol , dan Newport 11 botol.(fji)
Loading Facebook Comments ...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: