Diperiksa Tujuh Jam, Dirut PDAM Diberi 25 Pertanyaan Oleh Penyidik 

0
Dirut PDAM
Dirut PDAM, Abubakar Sidiq, saat keluar dari ruang penyidik. (Rizki/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Direktur PDAM Tirta Batanghari, Abubakar Sidiq mulai menjalani pemeriksaan pertama terkait proyek pemasangan Sambungan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SR-MBR). Proyek ini diketahui menelan anggaran sebesar Rp. 5 Miliar dari APBD pada tahun 2017 lalu.
Pantauan serujambi.com dilapangan, Dirut PDAM mulai diperiksa oleh penyidik Unit Pidsus Polres Batanghari mulai dari pukul 10.30 Wib hingga pukul 18.30 Wib. Selain Dirut PDAM pihak penyidik Pidsus Polres Batanghari  juga ikut memanggil dua stafnya. Kedua staf yang ikut diperiksa yaitu  Kabid Umum, Nurdin Sitanggang dan Kabid Tehknik, Supran.
Dirut PDAM, Abubakar Sidiq, saat dikonfirmasi oleh awak media membenarkan pemeriksaan terhadap dirinya.
BACA JUGA: Dirut PDAM Diperiksa Polisi Terkait Masalah Sambungan MBR
“Iya, benar ini merupakan pemeriksaan pertama. Pemeriksaannya terkait proyek SR MBR. Materinya sekitar memberikan keterangan dan klarifikasi,” ungkapnya sambil berlalu meninggalkan Polres Batanghari.
Sementara itu, Kanit Pidsus Polres Batanghari, IPDA Seno Hartono STK, kepada awak media mengatakan, kalau pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan pertama. Selain melakukan pemeriksaan terhadap Dirut PDAM pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap Dua stafnya yang lain.
“Selain Dirut, Kabid Umum dan Kabid Tekhnik juga ikut diperiksa hari ini,” ungkpanya.
Saat ditanyai berapa pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik kepada Dirut PDAM dan ke Dua stafnya tersebut? Dirinya mengatakan cukup banyak jumlah pertanyaannya.
“Pemeriksaan lebih kurang Tujuh jam. Dirut kita beri pertanyaan sebanyak 25, Kabid Umum Nurdin Sitanggan sebanyak 58 pertanyaan dan Kabid Tekhnik Supran sebanyak 33 pertanyaan. Besok akan kembali kita lanjutkan pemeriksaannya,” pungkasnya.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: