Direksi PDAM Tirta Mayang Dilaporkan Ratusan Karyawannya ke Kejati Jambi

0
SERUJAMBI.COM,Jambi – PDAM Tirta Mayang Kota Jambi kembali membuat polemik. Kali ini, Senin (9/7/2018) ratusan karyawan tetap dan tenaga kontrak perusahaan plat merah ini melaporkan jajaran direksi dan manajemennya ke Kejaksaan Tinggi Jambi. Surat laporan tertuang dengan nomor No.021/SPAM/IM/1/SP/VII/2018.
Pasalnya, mereka merasa hak-hak sebagai karyawan tidak dikeluarkan oleh PDAM Tirta Mayang.
“Sampai hari ini, gaji tiga belas kita saja belum ada dikeluarkan. Ada 157 karyawan yang tidak diberikan hak-haknya dan ini sudah jelas melanggar,” ujar salah seorang perwakilan PDAM Tirta Mayang, usai membuat laporan di Kejati Jambi.
Selain gaji tiga belas, sambungnya, gaji karyawan tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya yang biasanya dibayarkan pada tanggal 1 pada setiap bulan juga sering molor.
“Sejumlah pihak ketiga yang bermitra dengan PDAM Tirta Mayang Kota Jambi belum dibayarkan,” ungkapnya.
Dia juga mengatakan, terlalu seringnya jajaran direksi bersama kroni-kroninya melakukan perjalanan dinas, juga diduga menjadi penyebab defisitnya anggaran PDAM Tirta Mayang.
“Tentu kalau sudah begini kita juga yang menjadi korban,” cetusnya.
Juga program pengadaan barang/ jasa berubah pengadaan dengan sistem penunjukarn langsung senilai Rp 20.000.000.000 terhitung sejak 2016.
“Pengangkatan tenaga kerja kontrak menjadi karyawan tidak sesuai ketentuan,” sebutnya.
Sementara karyawan PDAM yang lain menimpali, permasalah ini juga sudah dihearingkan dengan Komisi II DPRD Kota Jambi yang langsung dilakukan bersama Ketua Komisi II Umar Farouk dan Wakil Ketua Komisi II Sutiono. Hasil hearing Komisi II akan memanggil jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Mayang.
“Kita akan terus maju memperjuangkan hak-hak kita sebagai karyawan dan juga langkah kita ini untuk menyelamatkan PDAM Tirta Mayang tempat kita bekerja selama puluhan tahun,” pungkasnya. (hry)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: