DPT Ganda Tak Tuntas, Penyelenggara Bisa Disanksi

0
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Masalah adanya DPT ganda menjadi perhatian serius Badan Pengawas Pemilu (Basaslu( Provinsi Jambi. Sebab menurut Asnawi R, Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, DPT Ganda tengah menjadi masalah serius, baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota.
Untuk Kabupaten Tanjab Barat, ditemukan 4.082 pemilih ganda. Data pemilih ganda ini sangat berdampak pada hasil pemilu, terutama persepsi masyarakat atas hasil pemilu 2019.
“Daftar pemilih ganda yang sering ditemukan, adanya warga yang telah meninggal dunia masuk dalam dalam daftar pemilih, selain itu anak-anak juga sering tercantum,” kata Asnawi.
Asnawi menegaskan, masalah DPT Ganda ini bisa menjadi pelanggaran etik bagi penyelenggara pemilu. Adanya DPT ganda ini, menjadi indikasi penyelenggara pemilu tidak profesional dalam bekerja. Dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, Bawaslu lebih efektif dalam mengusut sengketa pemilu, baik yang terjadi antara peserta pemilu maupun dengan penyelenggara pemilu.
“Seperti proses telaah laporan pelanggaran, dulu hanya lima hari sekarang diperpanjang hingga 14 hari. Lebih dari itu, bisa dinaikkan ke pengadilan atau dinyatakan tidak memenuhi unsur. Artinya, pengusutan pelanggaran pemilu lebih efektif dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Asnawi.
Kasus terkait pelanggaran pemilu ini juga tidak ditutup. Pelaku akan terus dicari dan diproses sampai kapan pun juga. Karena termasuk pelanggaran berat.
“Walau sampai manapun, akan tetap dicari,” tandasnya. (Iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: