Dua Kali Gagal, Dewan Ultimatum Pilkades Batu Sawar Harus Digelar

0
Ketua DPRD Batanghari, M. Mahdan Foto: Rizki/Serujambi.com
Ketua DPRD Batanghari, M. Mahdan Foto: Rizki/Serujambi.com
SERUJAMBI.COM,Muarabulian – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Batu Sawar, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari terancam gagal dilaksanakan untuk ketiga kalinya.
Tentunya hal tersebut mendapatkan sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Batanghari.

BACA JUGA : Empat Pemerkosa Gadis Buluran Masih Diburu

“Ini Pilkades Desa Batu Sawar sudah dua kali tertunda, bahkan ini sudah yang ketiga kali. Panitia tidak bersedia melaksanakan akibat ada keputusan panitia yang tidak sesuai dengan regulasi,” kata Ketua DPRD Batanghari, M. Mahdan kepada SeruJambi.com, Sabtu (10/11/2018).
Dikatakannya, Pilkades Desa Batu tahap tiga tersebut akan dilakukan pada 11 Desember mendatang. Namun, segala persiapan tentu harus sudah dilaksanakan.
“Ini bagaimana mau melaksanakan. Yang jadi persoalan saat ini panitia mengundurkan diri,” cetusnya.
Dijelaskannya, ketika panitia mengundurkan diri, maka Ketua BPD dan Camat bisa melaksanakan Pilkades. Kalau BPD tidak mau melaksanakan, bisa diambil alih Camat.
“Karena ini ada amanah Perda dan amanah Perbup. Kita berharap jangan sampai ada penundaan lagi,” tegasnya.
Lanjutnya, jika memang panitia mengundurkan diri dan kemudian pihak BPD juga tidam mau melaksanakan Pilkades. Maka pihak kecamatan harus mengambil alih pelaksanaan Pilkades tersebut.
“Panitia mengundurkan diri karena tidak mau merubah keputusan panitia itu sendiri. Keputusan panitia adalah menggugurkan salah satu calon tetapi tidak sesuai dengan regulasi yang ada,” terangnya.
Dijelaskannya pula, dalam permasalahan tersebut, pihak kecamatan telah mentaati aturan. Namun pihak panitia tidak mau.
“Saya ultimatum keras bahwa Pilkades Batu Sawar harus tetap dilaksanakan tanpa panitia atau BPD. Silahkan pihak kecamatan melaksanakan. Karena ada wewenang pihak kecamatan,” jelasnya.
Jika nanti pihak kecamatan tidak bersedia untuk untuk melaksanakan Pilkades Batu Sawar. Artinya Camat telah melanggar regulasi dan tidak mentaati perintah Bupati.

BACA JUGA : BREAKING NEWS! Lagi, Bareskrim Polri Sita Baby Lobster Bernilai Miliaran Rupiah di Jambi

“Karena jelas hal tersebut tertuang dalam Perbup Nomor 43 tahun 2017 tentang Pilkades serentak. Perbup merupakan turunan dari Perda dan tidak taat kepada peraturan daerah. Ini harus di tindak tegas, siapa yang melanggar Perda, siapa yang melanggar Perbup,” ujarnya.
Ditambahkannya pula, sanksi yang melanggar Perbup tersebut kembali kepada kepala daerah.
“Bagaimana mungkin orang yang tidak taat tidak mau melaksanakan perintah tidak diberikan sanksi. Silahkan pertanyakan kepada pihak pemerintah daerah,” pungkasnya.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: