Dua Kecamatan di Sarolangun Rawan Langsor

0
Ilustrasi
SERUJAMBI.COM, Sarolangun – Masyarakat di Kecamatan Batang Asai dan Kecamatan Limun, tampaknya harus waspada. Terutama mereka yang tinggal di pinggiran tebing. Pasalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun mendata, dua kecamatan tersebut masuk dalam daerah rawan longsor.
Dari data BPBD Sarolangun, terdapat sedikitnya 20 titik lokasi yang di prediksi rawan akan bencana longsor. Selain tebing, daerah perbukitan juga masuk dalam kawasan rawan longsor.
“Dari data BPBD kita,  ada 20 titik. Batang Asai ada dua zona yakni di jalur poros dari CNG ke ibu kota kecamatan kasiro 8 titik rawan, kemudian di zona hulu Ex marga bathin pengambang ada 6 titik, dan di tambah lagi kecamatan limun 6 titik,” kata Wakil Bupati Sarolangun,  Hilalatil Badri,  Minggu (15/02/2018).
Kondisi itu menurut Wakil Bupati, sangat perlu di waspadai. Apalagi titik rawan tersebut kata dia mayoritas di sepanjang jalan poros. Kemudian ada juga yang berdekatan dengan pemukiman warga.
“Iya, wajib waspada, pertama jika kemungkinan ini terjadi aktivitas warga pasti terganggu dan bisa saja lumpuh, kemudian yang kita khawatirkan lagi pemukiman warga yang dekat dengan titik longsor itu sangat berbahaya,” ujarnya.
Untuk mengantispasi itu, pihaknya terus mengingatkan para Camat untuk selalu memberikan himbauan ke masyarakat agar tetap waspada,
“Intensitas hujan sekarang ini cukup tinggi dan berkemungkinan akan berakhir pada akhir april ini, jadi tetaplah waspada sebab soal bencana kapan saja bisa terjadi,” pungkas wabup. (uis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: