Dua Pembunuh Sopir Taksi Daring Dituntut Berbeda

0
SERUJAMBI.COM – Dua orang pembunuh Deny Setiawan, pengemudi taksi daring di Kota Semarang, IB (15) dan TA (15), dituntut hukuman yang berbeda, masing-masing 10 dan sembilan tahun.
Tuntutan terhadap kedua terdakwa yang masih di bawah umur itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Zahri Aeniwati dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri Semarang, Rabu.
Penasihat hukun terdakwa Yogi Panggabean membenarkan kliennya sudah menjalani penuntutan pada sidang kali ini.
Yogi tidak menjelaskan secara detail tentang hal-hal apa saja yang menjadi pertimbangan jaksa dalam menuntut hukuman.
Kedua terdakwa dituntut dengan Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan.
“Kami akan sampaikan pembelaan. Keduanya sudah mengakui perbuatannya,” katanya usai sidang yang dipimpin Hakim Tunggal Sigit Harianto itu.
Menurut dia, sidang akan kembalj digelar pada Kamis (22/2) dengan agenda penyampaian pembelaan.
Sebelumnya diberitakan, seorang pengemudi taksi daring di Kota Semarang, Jawa Tengah, Deny Setiawan ditemukan tewas setelah diduga jadi korban perampokan.
Tubuh korban ditemukan di Jalan Cendana Selatan IV, Sambiroto, Tembalang, pada Sabtu (19/1) malam.
Korban ditemukan tanpa identitas oleh warga sekitar.
Identitas korban terungkap usai diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.
Mobil Toyota Grand Livina milik warga Margorejo Timur RT 09/RW 05 Kelurahan Kemijen, Semarang Timur tersebut juga dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan sehari sesudahnya.
Polisi menangkap IB (15) warga Barusari, Semarang Selatan, dan TA (15) warga Kembang Arum, Semarang Barat, pelaku pembunuhan sopir taksi online tersebut.(fok/ant)
Loading Facebook Comments ...
loading...