Empat Terdakwa Korupsi Sapi Ajukan Pembelaan

0
Ilustrasi Korupsi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi – Pasca pembacaan tuntutan oleh jaksa pada Kamis lalu, para terdakwa kasus korupsi program penggemukan dan pengadaan 400 ekor sapi melakukan pembelaan. Melalui kuasa hukumnya, para terdakwa mengaku keberatan dengan tuntutan jaksa.
Salah satu tim kuasa hukum terdakwa, Nelson, saat dikonfirmasi pada Minggu (18/3/2018) , mengatakan, jika para terdakwa menyatakan keberatannya atas tuntutan jaksa pada persidangan. Ia beralasan para terdakwa tersebut belum pernah melakukan tindak pidana apapun.
“Mereka punya beban keluarga. Selain itu mereka juga selama ini berperilaku baik selama persidangan,” ujar Nelson.
Untuk diketahui para terdakwa tersebut masing-masing dituntut berbeda oleh JPU Kejati Jambi. Putra Bakti Sebayang, dituntut dengan pidana 2 tahun dan 6 bulan, serta denda Rp 50 juta, subsider 6 bulan. Selain pidana penjara, terdakwa diwajibkan membayar  uang pengganti (UP) Rp 445 juta. Apabila UP tersebut tidak dibayarkan setelah memiliki hukum tetap maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan.
Sementara itu, terdakwa lainnya  Akhdiyat, Naksabandi, dan Don Tarigan, ketiganya  dituntut JPU masing-masing  2 tahun dan denda Rp 50 juta serta  subsider 6 bulan kurungan.
Kasus ini menyeret sejumlah pejabat utama di Dinas Peternakan Provinsi Jambi. Akhdiyat, Pejabat Pembuat Komitmen yang juga Kadis Perternakan; Naksabandi, Kabid Budidaya berperan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK); Don Sebastian Tarigan, Ketua Panitia Lelang, serta pihak rekanan Putra Bakti Sebayang, Wakil CV Barokah Utama.
Perbuatan keempat terdakwa secara bersama-sama dalam program penggemukan sapi merugikan negara sebesar Rp 994 juta. Ketiganya dalam dakwaan sebagaimana diancam pidana dalam primair Pasal 2 ayat 1 dan subsidair Pasal 3 No 31 Tahun 1999, jo UU No 20 tahun 2001, jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (eks)
Loading Facebook Comments ...
loading...