Fasha Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) XV Tingkat Kota Jambi

0
Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar, Inovasi Berbasis Gotong Royong yang Mendunia
SERUJAMBI.COM, Jambi – Semangat bergotong royong yang dipatrikan sebagai nilai luhur dan jiwa bangsa Indonesia sejak dahulu telah terbukti mampu membuat bangsa Indonesia merdeka dan bangkit berdiri kokoh hingga saat ini.
Masyarakat Kota Jambi boleh berbangga hati. Meski sebagai salah satu kota besar modern yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur yang pesat, namun semangat bergotong royong itu masih menggelora dalam kehidupan masyarakat.
“Meski dunia modern mulai mengikis semangat dan jiwa bergotong royong di tengah masyarakat perkotaan, namun masyarakat Kota Jambi membuktikan dirinya sebagai masyarakat yang masih melestarikan dan menjaga semangat gotong royong dengan baik di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Fasha dalam sambutannya pada Pencanangan BBRGM XV Tingkat Kota Jambi tahun 2018, Selasa siang (31/7).
Pernyataan Wali Kota dengan jargon “Kota Jambi Bangkit” itu bukan tanpa alasan. Dibawah kepemimpinannya, lahir program inovatif Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar yang saat ini mendunia. Mendunia karena Bangkit Berdaya telah berhasil meraih pengakuan dan penghargaan Internasional, IOPD Recognition Awards di Montreal Kanada medio 2017 lalu, sebagai program inovatif yang berhasil melibatkan partisipasi masyarakat. Bahkan Kampung Bantar turut pula masuk nominasi internasional di Kolombia dan Cina beberapa tahun lalu.
Antusias mayarakat terhadap program Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar itu pun sangat luar biasa. Program berbasis masyarakat itu kini menjadi trend dan gengsi baru di tengah masyarakat Kota Jambi. Hampir disetiap sudut wilayah Kota Jambi, warga berlomba menjadikan lingkungannya menjadi Kampung Bantar.
Sebagai inovasi yang lahir dari nilai partisipasi dan semangat gotong royong masyarakat, kedua inovasi tersebut telah mampu membangkitkan kembali gairah warga untuk saling bersosialisasi dan bekerja sama, bergotong royong membangun wilayahnya.
Dampak pengganda lainnya adalah inovasi ini mampu sekaligus mengakselerasi pembangunan dengan sistem bottom up di Kota Jambi, yang notabene tidak memiliki dana yang cukup besar untuk mengcover seluruh wilayah Kota Jambi.
“Dengan adanya program inovasi Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar, kami mampu mengoptimalkan dana pembangunan yang terbatas, karena secara tidak langsung di support oleh gairah masyarakat yang secara swadaya membangun lingkungan wilayahnya. Dampak positif lainnya adalah ‘sense of belonging’, rasa memiliki yang kuat akan hasil pembangunan yang wajib dijaga sendiri oleh masyarakat,” imbuh Fasha.
Wali Kota Jambi itu pun turut mengapresiasi Dinas DMPPA Kota Jambi dan Kecamatan Paalmerah sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan itu, yang telah berhasil menggerakkan seluruh komponen masyarakat di wilayahnya untuk berpartisipasi pada kegiatan tersebut.
Hal itu tampak dari tingginya tingkat partisipasi seluruh RT dan masyarakat yang berada di Kelurahan Eka Jaya yang secara swadaya turut menyemarakkan BBRGM XV Tingkat Kota Jambi tahun 2018 dengan mendirikan stand pameran potensi ekonomi yang ada di lingkungannya.
“Saya sangat mengapresiasi seluruh Ketua RT yang ada di Kelurahan Eka Jaya yang telah berpartisipasi secara swadaya menyiapkan kegiatan ini. Saya lihat banyak stand berdiri, memamerkan potensi di lingkungannya. Bisa dikatakan bahwa kegiatan hari ini dapat dijadikan sebagai benchmark bagi yang lain,” puji Fasha.
Sebelumnya Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi drg. Irawati Sukandar dalam laporannya mengungkapkan bahwa antusias RT yang mengikuti penilaian lomba Kampung Bantar, meningkat signifikan tahun ini.
“Tahun ini kami melakukan penilaian di 100 titik lokasi Kampung Bantar yang tersebar di seluruh wilayah kelurahan dalam Kota Jambi. Camat, Lurah, Ketua RT, Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama seluruh perangkat masyarakat, berlomba menjadikan lingkungannya menjadi Kampung Bantar terbaik tahun ini. Hasil penilaian lomba akan diumumkan pada Upacara Peringata Detik-detik Proklamasi 17 Agustus mendatang di Kantor Wali Kota,” pungkasnya.
Acara tahunan yang dipusatkan di RT 39 Kelurahan Ekajaya Kecamatan Paalmerah itu berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat. Acara tersebut turut pula dihadiri jajaran Forkompimda Kota Jambi, OPD Pemkot Jambi, Ketua TP PKK dan Ketua DWP Kota Jambi, Camat, serta Lurah dan Ketua RT se-Kota Jambi.
Kegiatan BBRGM XV Tahun 2018 Tingkat Kota Jambi juga sebagai wadah apresiasi dan penghargaan terhadap berbagai perlombaan yang diadakan dalam rangkaian kegiatan BBRGM. Diantaranya lomba BBRGM 2 kali berturut-turut Tingkat Kecamatan yang dimenangkan oleh Kecamatan Paalmerah. Sementara Lomba BBRGM Tingkat Kelurahan, dimenangkan oleh Kelurahan Ekajaya, Juara II Kelurahan Kenali Asam Atas dan Juara III Kelurahan Kasang Jaya. Sementara Juara Harapan I Kelurahan Beringin, Harapan II Lebak Bandung dan Harapan III Kelurahan Murni. (*/edz)
Loading Facebook Comments ...
loading...