Gadis Ini Baru Sadar Jika Kekasihnya Perempuan Tulen

0
SERUJAMBI.COM – Dua bulan lamanya gadis berusia 16 ini baru menyadari bahwa kekasih yang tinggal bersamanya ternyata memiliki kelainan. AWP tinggal serumah dengan Ana Widiastuti alias Bintang (24) di Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung.
Namun setelah tinggal selama dua bulan, AWP merasa ada yang janggal. Terutama saat melakukan berhubungan layaknya suami istri.
Seiring berjalan, gadis berusia 16 tahun ini menceritakan pada ibunya. Dari situlah AWP baru menyadari bahwa Bintang pasangannya merupakan seorang wanita. Ana ditangkap Polresta Bandar Lampung setelah adanya laporan dari orangtua korban dengan nomor perkara LP/B/1275/III/2018/LPG/Resta Balam tanggal 15 Maret 2018.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Harto Agung Cahyono menjelaskan, jalinan kasih antara ”Ryan” dan AWP berjalan sejak Februari 2018. “Jadi AWP ini sadar setelah digauli tapi tidak melakukan hubungan layaknya suami-istri. Tapi, hanya menggunakan tangan,” ungkap Harto.
Sadar telah ditipu, korban mengadukan masalah ini kepada kedua orangtuanya.
“Akhirnya, AWP mengadu ke orangtua, dan orangtua tidak terima. Makanya dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung. Dan ini kami sita sebagai barang bukti berupa buku nikah dan sejumlah barang yang selama ia gunakan sebagai pria. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 22 dan ancaman hukuman 15 penjara,” tutupnya.
Ana Widiastuti alias Bintang (24), pelaku penipuan dan pencabulan sesama jenis. Dia mengaku sebagai laki-laki kepada kekasihnya lalu tinggal bersama selama dua bulan. Ia menyamar menjadi seorang pria lantaran trauma.
Ia mengaku pria bernama Ryan Febriansyah karena sering dilecehkan. Ana ditangkap Polresta Bandar Lampung, Senin, 26 Maret 2018. Ia diduga mencabuli seorang remaja putri berinisial AWP (16) dengan mengaku sebagai pria bernama Ryan Febriansyah. Berdasar keterangan kepada polisi, Ana tidak hanya menggunakan identitas palsu untuk mencabuli korban.
Ia juga mengaku sebagai pria untuk mendapatkan pekerjaan karena ketika menjadi wanita, akan susah baginya untuk mendapatkan pekerjaan.
“Saya awalnya ngaku jadi laki biar bisa langsung bisa kerja. Tapi, memang saya jadi kayak gini awalnya karena mengalami pelecehan, sehingga nggak mau diremehin,” ungkap Ana.
Selain itu, Ana mengaku nekat mengubah identitasnya menjadi pria karena ditinggal orangtua.
“Selain itu, ditinggal orangtua. Jadi sebisa mungkin saya harus hidup tanpa mereka. Jadi harus kuat,” sebutnya.
Ana mengaku berkenalan dengan AWP dalam sebuah hajatan. Acara itu berlangsung di rumah korban. Soal identitas palsu berupa kartu nikah, Ana mengaku bahwa itu milik temannya.
“Awalnya nggak ngomong (bahwa Ana perempuan). Tapi, dia minta dinikahin, dan saya bilang nggak ada pekerjaan tetap. Tapi dia mau jalan,” kata Ana.
“Jadi itu punya kawan, dan saya ubah kartunya. Saya nggak nikah dengan dia (AWP),” imbuhnya.
Selama menjalin hubungan bersama AWP, Ana mengaku sebagai pria bernama Ryan. Mereka sempat tinggal serumah selama dua bulan di kawasan Way Dadi, Sukarame. Namun, akhirnya penyamaran Ana akhirnya terbongkar. (esa)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: