Gas 3 Kg Kian Langka, Disperindag akan Lakukan OP Lagi

0
Seorang pengecer mengangkut tabung gas elpiji 3 kilogram. (ist)
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Kelangkaan gas subsidi atau gas 3 kg di Kecamatan Tungkal Ilir dan Kecamatan Bram Itam, kembali terjadi. Kali ini harga gas subsidi kian menggila, hingga menembus Rp 30 ribu per tabung. Disperindag Tanjab Barat, tetap mengaku tidak mengetahui mengapa kelangkaan ini bisa kembali terjadi.
Sanksi tegas sebenarnya pernah dilakukan Pertamina. Pangkalan yang dinilai bermasalah, mendapat pengurangan jatah kuota gas subsidi. Tapi tetap saja gas langka dan bahkan semakin langka.
Kabid Perdagangan, Disperindag Tanjab Barat, Yenni Warni, menyatakan, kalau pihaknya tidak tahu penyebab kelangkaan ini. Bahkan dia mengaku bingung dengan melambungnya harga gas.
“Begitu mendapat laporan, setiap pangkalan kami periksa. Mereka (pangkalan), masih menjual dengan harga standar Rp. 18 ribu per tabung. Kami pun bingung, mengapa jadi bisa mahal sekali,” ungkapnya kepada serujambi.com, kemarin (16/4/2018).
Karena tak menemukan adanya masalah, pihak Disperindag berencana untuk kembali mengadakan Operasi Pasar (OP). Disperindag akan bekerjasama dengan salah satu agen, untuk melakukan OP in i.
“Kita akan mengucurkan 560 tabung dan dijual dengan harga standar Rp 18 ribu. OP akan kita lakukan pada Rabu, 18 April ini,” terangnya.
Tapi, untuk membeli gas subsidi pada acara OP, setiap warga harus membawa KK. Karena itu merupakan syaratnya. Jika tidak, maka tidak akan dilayani. (iis)
Loading Facebook Comments ...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: