Hadapi Banding, Kejari Tanjab Barat Siapkan Kontra Memori

0
Kasipidum
Kepala Seksi Pidana Umum, M Angga Mahatama. (Rolis/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Dalam tujuh hari kedepannya, para terdakwa kasus kepemilikan 3,5 kg narkoba yang divonis mati akan mengajukan banding. Menyikapi hal itu, pihak Kejari Tanjab Barat juga telah menyiapkan kontra memori untuk menghadapi banding tersebut.
Kepala Kejari Tanjab Barat, Tri Joko, melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), M Angga Mahatama, membenarkan jika tiga terdakwa kasus narkoba, yaitu Zulkifli alias Pakcik (45), Supratman alias Endang (40) dan Nunun alias AA(33), mengajukan banding. Banding tersebut mereka ajukan, lantaran mereka merasa keberatan dengan putusan pengadilan.
“Majelis hakim Pengadilan Negeri Kualatungkal dengan segala pertimbangannya terhadap ketiga terdakwa, yang masing-masing menyelundupkan sabu sebanyak  1 kg perorang, diputus pidana mati. Putusan tersebut terjadi, karena perbuatan para terdakwa dapat merusak generasi bangsa,” ungkapnya.
BACA JUGA: Selundupkan Narkoba, Tiga Terdakwa Divonis Mati
Angga juga mengungkapkan, kalau tindakan para penyelundup narkoba itu, sangat bertentengan dengan program pemerintah. Hal ini tentunya yang kemudian memberatkan para terdakwa.
“Perbuatan terdakwa sangat bertentangan dengan program pemerintah, dan para terdakwa terkait dengan jaringan lintas Provinsi,” terangnya.
Karena kemudian para terdakwa merasa keberatan dan mengajukan banding, maka JPU juga akan menyatakan banding. Karena JPU juga memiliki hak. Menurut Angga, terdakwa dan JPU memiliki hak yang sama untuk menempuh upaya hukum.
Pasca pengajuan banding tersebut, pihak Kejari saat ini juga tengah menyiapkan kontra memori untuk menghadapi pengajuan banding. Setelah siap, maka banding akan dilakukan.
“Sekarang kami lagi siapkan kontra memorinya untuk banding,” pungkas Angga. (iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: