Harga Ikan Naik Dampak dari Cuaca Buruk

0
Ilustrasi Ikan Air Tawar. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM – Harga ikan laut segar yang dijual di sejumlah pasar modern di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, naik akibat cuaca buruk seperti angin kencang dan gelombang tinggi yang menyebabkan nelayan sulit melaut.
Ama Rohi, pedagang di pasar ikan Oeba, Kota Kupang, Minggu, mengatakan, kenaikan harga ikan segar yang dijual para pedagang mencapai 30-50 persen akibat pasokan ikan dari nelayan sangat kurang.
“Ikan sardin yang biasanya dijual Rp5,000/kumpul sekarang Rp10.000/kumpul, Pasokan ikan segar dari nelayan sangat kurang,” kata Ama.
Untuk ikan jenis Cakalang dan ikan Tongkol kata Ama, kenaikan cukup terasa, biasanya hanya Rp50.000-Rp80.000/ekor naik menjadi Rp100.000 hingga Rp125.000/ekor.
“Rata-rata semua jenis ikan laut segar mengalami kenaikan yang cukup besar sejak perairan Kupang dilanda angin kencang hingga memicu gelombang tinggi menyebabkan nelayan engan melaut selama tiga minggu belakangan ini,” kata Ama.
Hal senada dikatakan Umar nelayan asal Kelurahan Namosain, kenaikan harga ikan laut segar tidak saja terjadi pada ikan kecil seperti sardin, tembang dan ikan terbang, namun ikan Cakalang, Tongkol dan tuna juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
“Kenaikan harga ikan ini tidak bisa dihindari karena pasokan ikan dari nelayan juga berkurang setelah daerah ini dilanda angin kencang, sehingga memicu kenaikan harga ikan di pasar Kota Kupang,” kata Umar.
Kendati harga ikan laut segar terus mengalami kenaikan, namun permintaan konsumen masih tinggi.
“Para pembeli masih tetap membeli ikan sekalipun harga ikan mahal,” tegasnya.
Ia memprediksikan harga ikan di Kota Kupang akan turun kembali dalam satu pekan kedepan apabila angin kencang mulai meredah. (fok/ant)
Loading Facebook Comments ...
loading...