Hotel di Tungkal Diminta Miliki APAR

0
Hotel di Kualatungkal
Hotel Ar-Riyadh di Kualatungkal. (Rolies/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Kualatungkal – Musibah terbakarnya Hotel Novita, di Kota Jambi, menantikan perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kabupaten Tanjab Barat. Setiap hotel pun diperiksa kepemilikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau racun api. Tak hanya memiliki, namun jumlahnya juga harus sesuai standar.
Iswardi, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Tanjab Barat, mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengeluarkan memberikan himbauan kepada semua hotel di Tanjab Barat. Untuk masalah APAR, pihak hotel diminta untuk memiliki setidaknya satu APAR di setiap ruangan atau minimal satu lantai.
“Selain itu, kita juga meminta adanya pintu darurat,” katanya kepada serujambi.com Rabu (11/4/2018).
Kadis Damkar dan Penyelamatan  juga menghimbau, agar seluruh tenaga kerja hotel, dilatih untuk bisa menggunakan APAR. Sehingga siapa pun yang pertama melihat api bisa langsung menggunakan APAR. Hal ini dilakukan, agar bisa mencegah terjadinya kebakaran besar.
Terpisah, Ariansyah Nawawi, resepsionis Hotel Ar-Riyadh ketika dikonfirmasi mengatakan, kalau pihak management hotel, sudah sejak lama menyiapkan racun api di setiap lantai. Bahkan dilantai dengan jumlah kamar terbanyak disiapkan dua tabung racun api.
“Kita sudah siapkan empat racun api. Khusus lantai tiga, karena jumlah kamarnya mencapai 18 kamar, kita siapkan dua racun api,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Ian itu juga mengungkapkan, kalau selain menyiapkan Racun api, pihaknya juga sudah menyiapkan pintu darurat untuk para pengunjung hotel. Sehingga sewaktu-waktu terjadi kebakaran, mereka bisa melakukan evakuasi dengan mudah.
“Setiap tahun, pihak damkar juga sudah melakukan pengecekan. Belum lama ini kami juga dicek kesiapannya, termasuk melihat batas kadaluarsa tabung racun api,” tandasnya. (iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: