Ibu Sakit-sakitan, Alasan Santriwati Asal Merangin Gantung Diri

0
Ilustrasi gantung diri
SERUJAMBI.COM – Seorang santriwati berusia 16 tahun asal Desa Rentaumacang, Dusun Sependung RT 03 Kecamatan Muarasiau Kabupaten Merangin, ditemukan gantung diri di rumahnya pada Senin 29 Oktober 2018 sekitar pukul 11.00 WIB.
BACA JUGA: Direktur Teknik Lion Air Dipecat
Laporan kepolisian setempat yang ditujukan kepada Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya, menyebutkan, santriwati bernama Rt binti M ini diduga nekat bunuh diri karena tidak kuat menanggung beban hidup yang dideritanya.
“Informasi awal korban murni bunuh diri (gantung diri) karena depresi ibunya yang sakit tidak sembuh-sembuh. Selama ibunya sakit korbanlah yang mengurusi adik-adiknya,” ujar polisi dalam laporan tersebut seperti dilansir Inilahjambi.com (media partner Serujambi.com).
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan visum. Jenazah Ratna dikebumikan sekira pukul 16.00 wib di pemakaman umum Desa Rantaumacang, Muarasiau, Merangin.
Sebelumnya, Rt yang bersekolah di Ponpes Depati Agung Pulau Raman Kecamatan Muarasiau ini ditemukan tewas dengan leher tergantung di kamar rumahnya.
Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya yang bernama Ish bin M. Dia menemukan Rt telah tergantung dengan menggunakan kain di tiang dalam kamarnya.
BACA JUGA: Viral JT 610 Jokowi Tumbang 2019, Tim Jokowi: Jahat!
Kemudian kakak kandung korban memberitahukan kejadian tersbut ke tetangga sekitar rumah. Dan pada saat diturunkan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. (esa/inj)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: