Ingin Selamatkan Putrinya saat Banjir, Ayah dan Anak Tewas

0
Ilustrasi
Ilustrasi. (ist)

SERUJAMBI.COM – Banjir bandang yang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan sejak Jumat (28/12), menelan korban jiwa. Dua orang yang merupakan ayah dan anak ditemukan tewas seusai terseret air bah, Sabtu (29/12/2018).

BACA JUGA: OTT di Kementerian PUPR, KPK Tetapkan Delapan Tersangka

Kedua korban yakni Sulfiah perempuan (14) dan ayahnya Muhammad (53). Keduanya merupakan warga Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru.

Menurut Humas Basarnas Makassar Hamsidar, kedua korban kali pertama dilaporkan hilang saat permukiman warga di lokasi diterjang banjir, Jumat.

Setelah dilakukan pencarian, ayah dan anak itu ditemukan tak bernyawa di genangan air empang berlumpur tak jauh dari rumah korban, Sabtu subuh sekitar pukul 06.56 WITA.

“Tim rescue Basarnas Makassar berhasil menemukan dua korban banjir dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi terjatuhnya. Jenazah ditemukan di kedalaman kurang lebih 1 meter,” jelas Hamsidar dilasir Suara.com–media partner Serujambi.com.

Untuk diketahui, Muhammad awalnya mencoba menyelamatkan putrinya yang terseret arus saat banjir melanda permukiman warga. Namun, dia juga ikut terseret air dan menghilang.

BACA JUGA: Siaran Live Bersetubuh di Hotel, Sopir Angkot dan Baby Sitter Digerebek

Sebelumnya, akibat hujan deras yang mengguyur Sulawesi Selatan sejak Kamis (27/12/2018), Kabupaten Barru menjadi daerah terparah yang terdampak banjir. Bahkan jalur Trans Sulawesi sempat terputus. (esa)

Loading Facebook Comments ...
loading...