Jadi Korban Transmart, Emak-Emak Menangis

0
rumah transmart
Rumah korban yang diterjang banjir lumpur akibat pembanguna Transmart. (Wahyu/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Jambi – Isak tangis dari ibu-ibu menyelimuti RT 25 Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Pasalnya, mereka yang menjadi korban pembangunan Transmart, harus kehilangan tempat tinggalnya setelah diterjang banjir lumpur beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Perkosa Istri Orang, Pemain Bola Tewas dengan Kemaluan Terpotong
Pantauan Serujambi.com dilapangan, terlihat rumah milik salah satu warga Yurlis (60) yang mengalami rusak berat. Selai itu, juga tampak puluhan rumah yang isi bendanya tak dapat terselamatkan.
korban transmart
Rumah korban yang diterjang banjir lumpur akibat pembanguna Transmart. (Wahyu/Seru Jambi)
Yurlis tak kuasa menahan tangis, Senin (5/11/2018) mengatakan, ia yang pernah terpikir harus kehilangan rumahnya. Karena, setelah hampir 20 tahun bertempat tinggal di lokasi itu tidak pernah mengalami kondisi separah ini.
“Kami kira yang banjir cuma masjid saja, taunya rumah kami yang parah. Semua habis terkena air lumpur, hanya sisa baju yang dibadan,” jelasnya kepada wartawan serujambi.com.
“Sudah 20 tahun tinggal disini dan, kejadian ini pertama kali terjadi semenjak dibangunnya transmart,” terangnya.
Dirinya menuntut dari pihak pengelola Transmart dapat memberikan ganti rugi terhadap warga yang menjadi korban. Namun, ia yang saat ini telah mengalami trauma pasca kejadian itu meminta pihak pengembang dapat membeli tanah berikut bangunan.
“Saya minta diganti semua kerugian ini,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua RT 25 Masrul menyayangkan kejadian yang menimpa salah satu warganya, ia mengaku sudah melakukan mediasi dengan pihak transmart.
“Ya, kami sudah kelokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak pengelola,” jelasnya.
Barabg-barang korban yang diterjang banjir lumpur akibat pembanguna Transmart. (Wahyu/Seru Jambi)
BACA JUGA: Sadis! Kasir Hotel Dibunuh Lantas Diperkosa Tamu
Pihak Transmart mau mengganti rugi kerusakan yang menimpa rumah. ”Kami sudah meminta pihak warga untuk mendata barang-barang yang mau diganti,” tandasnya. (why/wan)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: