Jual Gas Elpiji di Atas HET, 128 Pangkalan Bakal Dipanggil

0
Seorang pekerja agen gas di Leenda sedang menyusun tabung gas 3 kg. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Pemkab Batanghari tampaknya mulai mencium adanya permainan dari oknum pangkalan gas elpiji 3 Kg. Dalam waktu dekat, pemerintah berencana memanggil para pemilik pangkalan tersebut.

BACA JUGABunuh Mantan Istri Dibantu Anak di Bungo, Pelaku Divonis 15 Tahun Penjara

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Kantor Bupati Batanghari, Syaiful saat dikonfirmasi awak media. Ia mengatakan, dari data yang tercatat ada sebanyak 128 pangkalan yang beroperasi.
“Rencananya mareka akan dipanggil tanggal 5 November,” kata Kabag Ekonomi Pambangunan Setda Batanghari, Syaiful.

BACA JUGAVideo Mesum Oknum Guru Beredar, Polisi Tangkap Pelaku

Dikatakan, pemanggilan pangkalan gas elpiji sebagai tindak lanjut banyak ditemukan pelanggaran. Salah satunya, seperti pangkalan gas elpiji yang masih menjual ke toko-toko pengecer.
“Saat ini yang terjadi, gas elpiji bersubsidi dijual di atas Harga Eceran Terendah (HET). Untuk itu mereka semua dipanggil untuk diberikan pembinaan,” ujarnya.
Dijelaskan, semua pangkalan yang dipanggil berada di bawah pengawasan empat agen gas elpiji. Diantaranya PT Srigumanti Pratiwi, PT Berkat Karunia Ilahi, PT Paris Surya Buana dan PT Bindaud Karya Mandiri.
“Pemanggilan terhadap pangkalan dan agen gas elpiji diharapkan dapat terjalin komitmen antara mareka. Mungkin selama ini tidak terjalin karena jarang ketemu sehingga tidak ada komitmen,” pintanya.
Seperti diketahui, dibeberapa kecamatan diwilayah Kabupaten Batanghari, mulai terjadi kelangkaan khususnya untuk tabung gas 3 Kg. Sehingga kelangkaan tersebut membuat masyarakat mulai mengeluh.(riz/den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: