Kades: Aliran Ini Ada Sejak 10 Tahun Lalu dan Ketua Kelompok Sempat Diusir

0
Masjid yang dibangun oleh dugaan kelompok aliran sesat di Desa Sekernan, Kabupaten Muarojambi.(Doni/Serujambi.com)
SERUJAMBI.COM, Sengeti – Terkait dengan adanya dugaan aliran sesat yang beraktivitas di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kecamatan Muarojambi, membuat pemerintahan desa “galau”. Malah, Kades Sekernan meminta kepada pihak terkait dan MUI cepat bertindak.
“Warga sudah resah sekali, sejauh ini saya terus memberi penjelasan agar warga tetap tenang dan agar tidak bertindak yang tidak diinginkan. Karena hal ini sudah ditangani tinggal menuggu keputusan MUI Kabupaten Muarojambi saja,” ujar Adam, Kades Sekernan kepada Serujambi.com, Minggu (16/9/2018).
Baca Juga : Aliran Sesat Larang Sholat Berjamaah Resahkan Warga Sekernan
Dia menegaskan, bahwa kelompok tersebut sudah ada sejak sepuluh tahun lalu dan sudah sempat menghebohkan warganya. Hanya saja, waktu itu ketua kelompok langsung diusir warga.
Baca Juga : Dari Larangan Sholat Berjamaah Hingga Kafirkan Lembaga Negara
“Dulu sempat diusir ketua kelompoknya. Namun, karena pengikutnya mayoritas warga sekitar jadi bisa aktif lagi.” terangnya.
Baca Juga : Terkait Dugaan Aliran Sesat, Kemenag: Kita Masih Tunggu Hasil Kajian MUI
Diketahui, aliran ini mengharuskan wanita sholat Jumat berjamaah, melarang pengikutnya sholat berjamaah dengan bukan pengikutnya dan mengkafirkan lembaga negara.(don)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: