Kades Desa Mudo Resmi Ditahan Kejari

0
SERUJAMBI.COM, Merangin – Setelah menjalani proses pemeriksaan panjang dan mengumpulkan sejumlah bukti,Kepala Desa Mudo, Syamlawi dan Yusuf, seorang rekanan, akhirnya resmi ditahan Kejaksaan Negeri Merangin. Syamlawi ditahan, karena terjerat kasus dugaan  penyalahgunaan uang negara untuk kepentingan pribadi.
Dimana Dana Desa yang digunakan untuk pembangunan fisik, di mark up hingga ratusan juta. Adanya mark up ini kemudian  menjadi temuan BPK RI.
Kedua Tersangka datang ke kejaksaan Negeri Merangin pada Selasa(22/5)sekitar pukul 09.00 wib. Sesampainya di Kejaksaan Negeri Merangin, kedua tersangka langsung masuk ke ruang pidana khusus untuk menjalani pemeriksaan.
Pantauan di lapangan, sesampainya di dalam ruang Pidsus,kedua tersangka di periksa ulang selama tujuh jam oleh penyidik Kejaksaan Negeri Merangin. Lalu pada pukul 15.00 wib, kedua pelaku diperiksa kesehatannya untuk melengkapi persyaratan, karena kedua tersangka akan di tahan selama dua puluh hari kemudian.
Kajari Merangin, Haryono, melalui Kasi Pidsus, Johan Ciptadi, membenarkan jika kemarin Kades Mudo berserta pihak rekanan yang mengerjakan proyek Desa Mudo tahun 2016 ditahan. Penahanan ini dilakukan, untuk mempermudah penanganan kasusnya.
“Hari ini Resmi kedua tersangka kita tahan dalam kasus Dana Desa Mudo tahun 2016,dari hasil audit BPK RI,negara di rugikan sebesar Rp 212 Juta,” jelasnya.
Johan Cipta juga menjelaskan, untuk kedua tersangka akan di sangkakan dengan pasal 2 dan pasal 4 ke 3 undang-undang nomo 31 tahun 1999 dengan ancaman pidana minimal empat tahun.
“Untuk merujuk ke tersangka lain kita belum memikirkannya,yang jelas kita fukus untuk kasus ini terlebih dahulu,sebab masa penanahanan kedua tersangka hanya selama dua puluh hari kedepan,” pungkasnya.(fji)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: