Kasubag Pengangkatan BKD Muarojambi Ditetapkan Tersangka

0
kasubag
Kasubag Pengangkatan BKD Muarojambi (rompi merah) ditetapkan tersangka. (Doni/Serujambi.com)

SERUJAMBI.COM, Sengeti – Usai terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) serta menjalani pemeriksaan terhadap Muhamad Yusuf yang merupakan Kepala Sub Bidang (Kasubag) Pengangkatan di Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muarojambi, kini Yusuf telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi.

BACA JUGA: Video OTT Kasubag Pengangkatan BKD Muarojambi

Kepala Kejaksaan Negeri Muarojambi, Sunanto memberkan bahwa setelah menjalankan pemeriksaan, Muhamad Yusuf saat ini resmi menjadi tersangka dan pada hari ini Jumat (28/12/2018), sekitar pukul 17.00 WIB, Muhamad Yusuf ditahan oleh Kejari Muarojambi.

“Hari ini Muhamad Yusuf sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan akan ditahan di rutan Mapolres Muarojambi,” katanya.

Ditambahkan Sunanto, meskipun saat ini pemeriksaan terhadap Muhamad Yusuf telah usai. Akan tetapi, pihaknya akan terus jalan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan yang lain, guna menggali dan mencari kelengkapan untuk mendukung pembuktian.

“Kita masih tetap melakukan pemeriksaan-pemeriksaan yang lain, guna mencari kelengkapan untuk mendukung pembuktian,” ujarnya.

Selain itu, Muhamad Yusuf dikenakan pasal 11 dan 12e Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Adapun barang bukti yang telah diamankan oleh Kejari Muarojambi berupa, uang sebesar Rp 19,3 juta rupiah, satu unit handphone dan 2 buah sertifikat tanah.

“Untuk pasal 11 itu ancamanya minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun. Sedangkan untuk pasal 12e ancaman kurungan minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka dengan korban tidak ada hubungannya, melainkan hanya sebagai pelapor dan yang merupakan korban karena terpaksa mengasih karena takut tidak lulus.

BACA JUGA: OTT Kasubag Pengangkatan BKD, Segini Uang yang Diamankan Kejari Muarojambi

“Pelapor yang juga merupakan korban dengan tersangaka itu tidak ada hubungannya. Karena korban terpaksa memberi uang karena takut tidak lulus tes CPNS ini,” tandasnya. (don)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: