Kejari Batanghari Canangkan Zona Integritas WBBM dan WBK

0
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batanghari Mia Banulita. Foto: Rizki/Serujambi.com
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batanghari Mia Banulita. Foto: Rizki/Serujambi.com
SERUJAMBI.COM, Muarabulian – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi (HAK) se-dunia tahun 2018, Kejaksaan Negeri (Kejari) Negeri Batanghari melakukan upacara peringatan.

BACA JUGA : Dikira Boneka, Mayat Bayi Tersangkut di Tumpukan Sampah

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batanghari Mia Banulita saat ditemui sesudah upacara peringatan HAK, Senin (10/12/2018) mengatakan, pihaknya selain melakukan kegiatan peringatan hari anti korupsi, juga berkomitmen melaksanakan apa yang menjadi mandat pimpinan, yaitu Kejari Batanghari mencanangkan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
“Ini merupakan perwujudan Kejari Batanghari khususnya mendukung kebijakan pimpinan. Dalam rangka melakukan pencegahan korupsi di indonesia khususnya Kabupaten Batanghari,” kata Kajari Batanghari Mia Banulita.
Dikatakan pula, peringatan HAK se-dunia 2018 sebagai perwujudan ajang introspeksi diri, memperbaiki, mengevaluasi apa yang telah dilakukan sebelumnya dan apa yang akan dilakukan ke depan, khususnya dalam rangka penegakan tindak pidana korupsi.
Dalam momentum ini, Kejari Batanghari menyebarkan budaya anti korupsi di kalangan masyarakat, stake holder terkait, kementrian dan lembaga yang ada di daerah itu.
Pencanangan wilayah atau zona integritas ditandai dengan penandatanganan deklarasi oleh pegawai Kejari Batanghari dan Forkompimda.
“Kami mohon dukungan, khususnya dari masyarakat agar Batanghari tetap berada dalam wilayah zona integritas anti korupsi,” tuturnya.
Kejari Batanghari telah menjalankan fungsi dari Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk membantu memberikan pendampingan, konsultasi hukum dan pengawasan terkait pengelolaan keuangan dan terkait pembangunan proyek-proyek strategis nasional maupun daerah.
Selain itu, Kejari Batanghari juga mengharapkan generasi muda untuk menyuarakan gerakan anti korupsi. Melalui generasi muda, diharapkan dapat menggugah para pemangku jabatan untuk tidak berbuat korupsi.

BACA JUGA : Video Bersetubuh di Puncak Piramida Giza, Publik Mesir Murka

“Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa, jika generasi muda sejak dini telah menyuarakan gerakan anti korupsi, diharapkan ke depan tidak ada lagi kegiatan-kegiatan korupsi,” pungkasnya.(riz/nas)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: