Keluarga Korban Jatuhnya Lion Air Mulai Padati RS Polri Kramat Jati

0
Keluarga korban lion air di bandara depati amir. Foto: Suara,.com
Keluarga korban lion air di bandara depati amir. Foto: Suara,.com
SERUJAMBI.COM – Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 mulai berdatangan ke RS Polri R. Sahid Sukanto, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018) sore. Mereka mencari informasi orang terdekatnya yang turut ikut dalam pesawat Lion Air jatuh.

BACA JUGA : 7 Jenazah Korban Lion Air Jatuh Tiba di RS Polri

Dilansir dari laman Suara.com (media partner Serujambi.com), seorang pekerja di PT Nindya Karya Titot Hendrito yang ditemui di depan Ruang Transit Jenazah RS Polri, mengaku datang ke RS Polri untuk mencari tiga orang terdekatnya, yakni Dyah Damayanti (staf Nindya Karya) serta Janu Daryoko dan Sita Rusmi (teman kuliah satu angkatan di UNS).
“Saya ke sini mencari informasi tiga orang Dyah sedang melaksanakan tugas penagihan ke Angkasa Pura, kan kita lagi kerja proyek bandara di Pangkal Pinang. Sementara dua lagi teman kuliah saya satu almamater yang kerja di Josmart,” kata Titot.
Titot mengaku dirinya mengetahui ketiga orang terdekatnya itu naik di pesawat nahas usai membaca manifest penumpang pesawat Lion Air JT 610, yang tersebar di grup aplikasi pesan singkat WhatsApp.
“Kami semua hingga saat ini masih menunggu informasi,” kata dia.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Panji Angga (27) yang mengaku dirinya mencari informasi teman satu angkatannya di Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN), Juniarsih, yang turut dalam pesawat nahas tersebut.
“Dari informasi di grup WA nama dia masuk manifest. Suaminya sendiri sedang dalam perjalanan kemari. Karena dari semua teman saya yang terdekat, maka saya yang hadir ke sini untuk mencari informasi,” ujar Panji yang merupakan pegawai Ditjen Bea Cukai tersebut.
Panji menceritakan rekan kuliahnya tersebut merupakan karyawan dari Kementerian Keuangan dan berdinas di Pangkal Pinang dan sedang berada di Jakarta untuk menemui keluarga dan menghadiri acara hari ulang tahun.
Titot mengaku dirinya mengetahui ketiga orang terdekatnya itu naik di pesawat nahas usai membaca manifest penumpang pesawat Lion Air JT 610, yang tersebar di grup aplikasi pesan singkat WhatsApp.
“Kami semua hingga saat ini masih menunggu informasi,” kata dia.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Panji Angga (27) yang mengaku dirinya mencari informasi teman satu angkatannya di Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN), Juniarsih, yang turut dalam pesawat nahas tersebut.

BACA JUGA : Alumni Unja Korban Lion Air Jatuh, Dekan FE Unja: Benar, Dia Asli Jakarta

“Dari informasi di grup WA nama dia masuk manifest. Suaminya sendiri sedang dalam perjalanan kemari. Karena dari semua teman saya yang terdekat, maka saya yang hadir ke sini untuk mencari informasi,” ujar Panji yang merupakan pegawai Ditjen Bea Cukai tersebut.
Panji menceritakan rekan kuliahnya tersebut merupakan karyawan dari Kementerian Keuangan dan berdinas di Pangkal Pinang dan sedang berada di Jakarta untuk menemui keluarga dan menghadiri acara hari ulang tahun. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: