Ketua Ospek Sebut Korban Pengeroyokan Sebar Brosur di Masjid

0
pbak
Ketua Panitia PBAK UIN STS Jambi, Hasbi. (Istimewa)
SERUJAMBI.COM, Jambi – Terkait dengan insiden pengeroyokan yang dialami S saat memberikan brosur organisasi eksternal Senin (20/8/2018), panitia ospek (PBAK) angkat bicara. Menurut penuturan Ketua Panitia PBAK UIN STS Jambi, Hasbi, peristiwa tersebut memang benar terjadi.
“Ya, saat itu korban S sedang memberikan brosur di lingkungan Masjid. Karena saat itu mahasiswa sedang sholat jadi S sempat ditegur,” katanya, kepada Serujambi Selasa (21/8/2018).
BACA JUGA: Oknum Panitia Ospek Kampus UIN Jambi Keroyok Mahasiswa
Dia menegaskan, bahwa panitia tidak hanya memberikan teguran sekali kepada S. Namun, berkali-kali agar S tidak menyebarkan brosur di dalam Masjid karena dianggap menganggu panitia dan mahasiswa lain yang sedang sholat.
BACA JUGA: Soal Pengeroyokan, Rektor UIN Bungkam
“Selain itu, panitia juga mencoba untuk meminta surat izin pembukaan stand kepada mereka, sayangnya ditolak. Diduga hal ini lah yang menyulut amarah para panitia,” tegasnya.
BACA JUGA: Kasus Pengeroyokan, Alumni: Ini Tamparan Keras Bagi UIN STS
“Kami telah menyebarkan persyaratan pembukaan stand sampai mulainya PBAK, tetapi tidak ada pendaftar atas nama organisasi S,” tegasnya lagi.
Lebih jauh dikatakan, pihak panitia juga tidak langsung melayangkan pukulan terhadap S. Kata dia, sebelum terjadi insiden pemukulan pihaknya sudah berusaha untuk mengedepankan mediasi.
“Tidak benar kalo mereka mengatakan panitia langsung memukul. Panitia lebih dulu berupaya agar adanya solusi,” tegasnya.(why)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: