Kisah Tragis Sopir Travel Sebelum Ditemukan Tewas dengan Jeratan di Leher

0
Rumah duka Bariman, sopir travel asal Jambi yang tewas dirampok penumpang.
Rumah duka Bariman, sopir travel asal Jambi yang tewas dirampok penumpang.
SERUJAMBI.COM, Jambi – Tak pernah terlintas di pikiran keluarga atas kepergian sang ayah tercinta, Bariman (50), dengan tragis. Pasalnya, sang ayah sebelum pergi tidak menunjukkan tanda-tanda yang aneh. Tetapi, saat ditemukan jasadnya berada di sungai dengan bekas jeratan tali di leher. Seperti apa ceritanya?
—–

https://www.instagram.com/p/Bo-xm3Xh_u5/?taken-by=serujambionline

Bariman berangkat dari rumah sejak Sabtu, 13 Oktober 2018 lalu, sekira pukul 16.00 WIB. Sebelum berangkat, Bariman pamit kepada sang istri, Ponira.
Menantu korban, Sabri, ditemui di rumah duka Jalan Sari Bakti RT 009 Kelurahan, Bagan Pete Kecamatan Kota Baru, Selasa (16/10/2018) menceritakan, Bariman menyempatkan diri untuk menelepon sang istri. Ia memberi tahu kalau mendapatkan carteran ke Bayung Lincir.
“Ayah menelpon akan menjemput penumpang di pasar Angsoduo yang minta diantar ke Bayung Lincir. Tapi tidak menyebut berapa jumlah orang yang diantar,” ujarnya.

BACA JUGA: Sopir Travel Asal Jambi Tewas Mengambang di Musi Banyuasin

Selepas keberangkatan sang ayah, sekira pukul 19.00 WIB di hari yang sama, masih sempat terjadi komunikasi antara Bariman dan istrinya. Bariman mengatakan kalau dirinya tengah berada di Sungai Lilin.
“Ayah ngasih tau kalau penumpangnya banyak berhenti. Makanya sedikit terlambat untuk sampai di lokasi tujuan,” katanya.
Lanjutnya, saat berkomunikasi, suara ayah seakan ada tekanan dan bernada cemas. “Telponnya buru-buru diputus oleh ayah,” ucap Sabri.
Usai mengabarkan dirinya sudah di Bayung Lincir, pihak keluarga kehilangan kontak dengan Bariman. Merasa curiga, lantas pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polisi Sektor (Polsek) Kotabaru.
Selang satu hari, pihak keluarga mendatangi Polda Jambi guna meminta bantuan untuk melacak keberadaan Bariman melalui sinyal Handphone. Dan dari situ diketahui kalau keberadaan Bariman berada Simpang C5, Desa Babat Banyuasin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Mendapat Informasi atas keberadaan itu, anak pertama korban, Bery Prahandoyo (32), langsung menyusul ke lokasi yang dimaksud.
“Saya langsung berangkat menuju titik lokasi yang ditemukan, dan berkoordinasi dengan pihak kepoilisian setempat guna mencari keberadaannya,” katanya.
Usaha itu berhasil. Mereka akhirnya menemukan Bariman dengan kondisi yang mengenaskan. Setelah dilakukan otopsi dirumah Sakit Sungai Lilin, jenazah langsung dibawa ke Jambi untuk dimakamkan.
Ditambahkan, jenazah tiba di rumah pada Selasa (16/10/2018) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB dan dikebumikan sekira pukul 03.00 WIB.
“Kondisi jenazah sudah tidak memugkinkan lagi untuk menanti matahari terbit. Makanya kami langsung kebumikan,” pungkasnya.(den)

https://www.instagram.com/p/Bo-woL0BARe/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

 

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: