Kronologis Penangkapan Nahkoda dan ABK Kapal Penyelundup 3600 Botol Miras

0
Nahkoda kapal beserta barang bukti saat diamankan. Foto: Wawan/Serujambi.com
Nahkoda kapal beserta barang bukti saat diamankan. Foto: Wawan/Serujambi.com
SERUJAMBI.COM, Jambi – Ditpolairud Baharkam Polri dibantu dengan Ditpolairud Polda Jambi, berhasil mengamankan 3600 botol minuman beralkohol produksi luar negeri dengan berbagai macam merek, di wilayah perairan laut Kabupaten Tanjungjabung Barat Jumat (30/11/2018) sekitar Pukul 02.10 WIB. Selain minuman tersebut, turut diamankan juga satu nahkoda kapal Suhardi yang merupakan warga batam dan enam orang Anak Buah Kapal (ABK).

BACA JUGATikam Perut Sendiri, Warga Jelutung Nyaris Tewas

Direktur Kepolisian Perairan Polda Jambi, Kombes Pol Fauzi Bakti Mochji Senin (3/12/2018) menjelaskan, penangkapan tersebut setelah Ditpolairud Polda Jambi mencurigai satu unit speedboat yang memiliki kecepatan 1000 HP berwarna abu-abu yang tak memiliki nama. Namun saat dilakukan pengejaran, Speedboat tersebut mencoba lari , namun petugas dengan sigap langsung melumpuhkan dua mesin sebelah kirinya dengan cara diberikan tembakan.
Setelah berhasil dilumpuhkan, petugas lantas mengamankan satu orang Nahkoda dan enam orang ABK beserta barang bukti 3600 botol minuman berakohol. Kemudian, petugas melakukan introgasi terhadap Suhardi dan diketahui Speedboat itu sengaja dibuat dengan kapasitas kecepatan tinggi oleh H yang merupakan warga Batam.
Dalam kegiatan penyelundupan itu H berhubungan dengan W yang berdomisili di Batam untuk pengangkutan minuman beralkohol dari perairan Tanjung Sengkuang, Batam dengan tujuan Pulau Kijang, Riau. Lantas H menyuruh Suhardi selaku Nahkoda Kapal, Rajeman, Supriadi, Dedi Saputra, Ahmad Bone, Hasyim dan Sobani sebagai ABK, untuk menjemput minuman ilegal tersebut dari kapal kayu yang sedang berlabuh di Perairan Tanjung Sengkuang.
Selanjutnya, Kamis 28 November 2018 sekitar Pukul 18. 50 WIB Suhardi bersama enam orang ABK tersebut melakukan pengambilan minuman itu. Dan, tepat pukul 21.00 WIB Speedboat dengan kecepatan 1000 HP dengan muatan minuman beralkohol itu berlayar menuju Pulau Kijang, Provinsi Riau.
“Minuman serta Speedboat itu tidak dilengkapi dokumen, makanya mereka dengan sengaja berlayar di malam hari. Dengan tujuan agar tidak terpantau dengan petugas ,” katanya.
Ditambahkannya dalam operasi tersebut, pihaknya selain mengamankan 3600 botol minuman beralkohol tanpa izin, juga berhasil mengamankan satu unit speedboat 1000 HP dan tiga buah golok. Untuk tersangka akan dijerat dengan Pasal 323 ayat (1) UU RI nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran.

BACA JUGAKeji! Dibunuh, Disetubuhi Lalu Dibuang di Kebun

“Untuk tersangka dan barang bukti saat ini telah diamankan di Mako Ditpolairud Polda Jambi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya. (den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: