Lion Air Jatuh, Menteri Perhubungan Meluncur ke Terminal 1 Soeta

0
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Erick Tanjung)
SERUJAMBI.COM – Lion Air JT 610 rute Jakarta – Pangkal Pinang jatuh di sekitar Tanjung Karawang setelah sebelumnya dikabarkan hilang kontak.
Untuk memastikan kabar terkini terkait jatuhnya Lion Air JT 610, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi langsung meluncur ke crisis center yang terdapat di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta.
BACA JUGA : Lion Air yang Jatuh Ternyata Pesawat Baru
“Kami membuat crisis center di Terminal 1 Soekarno Hatta, saya akan kesana sekarang,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dikutip dari Suara.com (media partner Serujambi.com).
Terkait jatuhnya Lion Air JT 610, berikut ini keterangan resmi dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang dilaporkan telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.33 WIB.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S – 107 07.16 E.
Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.
BACA JUGA: Seharusnya Paripurna, 6 Anggota DPRD Jadi Korban Lion Air JT 610
Pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA sampai saat ini telah hilang kontak selama kurang lebih 3 jam.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub saat ini tengah berkoordinasi dengan BASARNAS, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat JT 610. (esa)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: