Masih Mandek, Kompolnas Klaim Serius Awasi Kasus Novel Baswedan

0
Penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas ) Bekto Suprapto mengklaim serius dalam mengawasi kepolisian dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap wajah penyidik senior KPK Novel Baswedan . Sampai kini kasus penyiraman air keras Novel masih mandek.

BACA JUGA : Saat Mau Edarkan Sabu, Caleg Cantik dari PKB Dicokok Polisi

Bekto menyebut hasil 7 kali dalam gelar perkara kasus penyiraman Novel, bahwa kepolisian sudah sangat profesional. Namun, memang dalam kejadian tersebut tak ada ditemukan saksi yang mengarahkan kepada pelaku penyiraman yang misterius.
“Kompolnas tidak tinggal diam. Ini tetap hutang polri, harus diungkap. Kompolnas sudah lakukan gelar perkara Novel Baswedan sebanyak 7 kali. Sangat serius,” kata Bekto di Kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, dilansir dari laman Suara.com (media partner Serujambi.com), Jumat (21/12/2018).
“Dalam arti pemrosesan, itu sudah melakukan kegiatan scientific crime investigation. itu sudah dilakukan, semua daya sudah dilakukan. Memang ini jadi hutang karena terkendala tidak ada saksi,” ungkap Bekto
Kemudian, kendala polisi selanjutnya, selain sulitnya saksi dilokasi kejadian. Bekto menyebut Novel sebagai korban kurang kooperatif dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi.
“Kedua CCTV yang harusnya membantu belum bisa diperiksa oleh polisi. Itu korban belum mau untuk bersama-bersama polisi mengungkap. Mungkin karena distrust, tapi polisi memerlukan,” ujar Bekto.
Maka itu, Bekto menegaskan Kompolnas akan terus menagih Polri dalam penyelesaian kasus Novel tersebut.

BACA JUGA : Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas, Pelaku Dihukum 10 Tahun Penjara

“Kompolnas tidak berhenti menagih terus. Apa yang ditemukan Ombudsman itu sudah diketahui oleh Kompolnas. Meski perspektif kami, cara pandangnya berbeda. Kami lebih bagaimana polisi profesional,” tutup Bekto. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: