Membusuk Selama Tiga Hari, Didik dan Istri Diduga Dibunuh

0
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Suara.com
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Suara.com
SERUJAMBI.COM – Polisi menyebutkan penyebab tewasnya warga bernama Didik dan istrinya, Suprihatin diduga akibat dibunuh. Dugaan itu menguat setelah polisi menemukan benda tumpul yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh pasangan suami-istri tersebut.

BACA JUGA : Hujan Deras, Jalur Kereta Bogor-Sukabumi Longsor

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara oleh tim inafis Polres Tulungagung, ada dugaan kuat keduanya korban pembunuhan. Dari olah TKP ditemukan ada benda tumpul di lokasi, selanjutnya akan diselidiki,” kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priambodo seusai melakukan olah TKP di lokasi, dilansir dari laman Suara.com (media partner Serujambi.com), Sabtu (11/10/2018).
Indikasi itu disimpulkan polisi mengacu bercak darah yang ada di kedua tubuh korban. Selain itu, ditemukan adanya benda tumpul di sekitar lokasi kejadian.
Mustijat menuturkan untuk sementara ini diketahui salah satu korban mengalami luka pada kepala bagian belakang. Saat ini, kedua jasad korban masih diautopsi di RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mengetahui penyebab kematian korban serta memperkirakan korban meninggal sejak kapan.
“Polisi masih menunggu hasil autopsi,” kata Mustijat.
Dua mayat pasutri itu pertama kali terungkap setelah warga menyium bau busuk yang berasal dari rumah kedua korban di Dusun Ngingas, Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat, Kamis (8/11/2018) malam.

BACA JUGA : Empat Pemerkosa Gadis Buluran Masih Diburu

Setelah dicek ke dalam rumah, diketahui bau berasal dari mayat kedua korban yang mulai membengkak dengan tubuh berlumuran darah kering. Korban Didik ditemukan warga di kamar belakang. Sedangkan, jasad Suprihatin ditemukan di ruang depan. Kedua mayat sudah membusuk. Diduga sudah meninggal selama 3 hari lalu. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: