Nama 4 Kader PSI yang Dinonaktifkan karena Pro Poligami dan Perda Agama

0
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. (Suara.com/Muhammad Yasir)
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. (Suara.com/Muhammad Yasir)
SERUJAMBI.COM – Partai Solidaritas Indonesia menonaktifkan kadernya dari pencalegan dan keanggotaan partai karena berbeda pandangan terkait dengan poligami dan perda diskriminatif. Ada empat kader mereka yang dinonaktifkan.

BACA JUGA : Tewas Telanjang, Baju Transparan Sisca Lepas saat Rebut Pisau Dayat

Chandra menyebutkan keempat nama yang dinonaktifkan, yaitu pertama Husin Shahab, calon anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur XI.
“Penonaktifan ini merupakan sikap tegas DPP PSI untuk mendispilinkan kader dan menjunjung tinggi nilai yang diperjuangkan partai,” kata Wasekjen PSI Satia Chandra Wiguna dalam siaran pers di Jakarta, dilansir dari laman Suara.com (media partner Serujambi.com), Jumat (21/12/2018).
Berdasarkan rapat pleno DPP PSI, pihaknya memutuskan menonaktifkan Husin dengan alasan telah melanggar nilai-nilai PSI soal penghargaan kepada perempuan. Kedua, Nadir Amir yang mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai calon anggota DPRD II Bone karena tidak setuju dengan sikap PSI soal Poligami.
Ketiga, Muhammad Ridwan selaku Ketua DPD PSI Gowa dan juga calon anggota DPRD Provinsi Dapil 3 Sulsel karena tidak setuju dengan sikap PSI soal perda agama.
Keempat, Ketua DPD PSI Kota Cirebon Yuki Eka Bastian yang mengundurkan diri karena melakukan praktik poligami. Ia menegaskan bahwa penonaktifan keempat kader PSI itu menunjukkan PSI berupaya konsisten dengan nilai-nilai yang diperjuangkan.

BACA JUGA : Saat Mau Edarkan Sabu, Caleg Cantik dari PKB Dicokok Polisi

“Jika ada kader yang tidak sepakat dengan DNA atau nilai dasar PSI, terpaksa kami harus melepas mereka. PSI sangat serius dalam menegakkan nilai-nilai sehingga terhitung hari ini DPP PSI menonaktifkan empat kader,” kata Chandra. (fok)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: