Nelayan Tuntut Pengunaan Cantrang Dilegalkan

0
Nelayan saat lelang ikan. Foto: istimewa
SERULAMPUNG.COM, Bandarlampung – Ratusan nelayan di Lampung berdemonstrasi di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung menuntut penggunaan alat tangkap ikan jenis cantrang dilegalkan.

Mereka yang berasal dari beberapa wilayah pesisir di Lampung mendatangi DKP Provinsi Lampung, di Bandarlampung, Selasa (9/1), sekitar pukul 9.30 WIB dengan menggunakan kendaraan sepeda motor maupun mobil.

Mereka menuntut pencabutan Peraturan Menteri No 71 tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan alat Tangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia yang salah satu isinya melarang cantrang.

Ratusan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Indonesia Lampung itu menyuarakan agar penggunaan cantrang diperbolehkan karena tidak merusak lingkungan sebab belum ada kajian khusus yang menyebabkan penggunaan cantrang dapat merusak lingkungan dan biota laut.

Mereka juga meneriakkan yel-yel serta membentangkan spanduk serta kertas karton bertuliskan penolakan Permen No 71 tahun 2016.

“Jika cantrang dilarang, penghasilan serta sekolah dan pendidikan anak kami bakal terganggu,” kata koordinator aksi demonstrasi nelayan, Apriyanto.

Ia menyebutkan nelayan Lampung dalam tuntutannya meminta kepada pemerintah untuk melegalkan penggunaan alat tangkap cantrang.

Menurutnya, penghasilan nelayan berkurang menyusul larangan penggunaan cantrang untuk menangkap ikan. “Kami nelayan meminta pemerintah untuk mencabut Permen 71 tahun 2016 itu, karena dampaknya cukup memberatkan karena tangkapan nelayan menjadi sedikit,” ujarnya.

Ia mengakui bangga memiliki Menteri Kelautan dan Perikanan, namun lebih bangga lagi jika menteri melegalkan cantrang dan dogol.

“Nelayan meminta Ibu Menteri Susi meninjau kembali kebijakannnya mengingat kami pencari nafkah dari mencari ikan di laut dan tulangpunggng keluarga,” ujarnya.

Usai menggelar demonstrasi di depan Kantor DKP Provinsi Lampung aksi ratusan nelayan berlanjut di gedung DPRD Provinsi Lampung, untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait tuntutan penggunaan alat tangkap cantrang dilegalkan.

Pada aksi itu, sejumlah aparat kepolisian berada di sekitar gedung DPRD setempat untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi nelayan.

Aksi demonstrasi ratusan nelayan Lampung itu berlangsung tertib dan aman. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: