P2TP2A Dampingi Korban Penganiayaan oleh Oknum Pegawai Inspektorat Provinsi Jambi

0
SERUJAMBI.COM, Jambi – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)Kota Jambi dampingi korban penganiayaan oleh oknum pegawai Inspektorat Provinsi Jambi.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Jambi, melalui Kabid Perempuan Rika Oktavia Jumat (12/10/2018). Dia mengatakan sebagaimana hak-hak anak yang diatur dalam UU 35 tahun 2014. Dimana salah satunya anak berhak mendapat perlindungan dari perlakuan kejam dan tidak manusiawi.
“Kita harus telaah kasus yang menimpa anak tersebut. Harus dilihat secara komprehensif,” ujarnya.
Lanjutnya, karena saat ini kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur tersebut tengah ditangani oleh aparat penegak hukum. Untuk itu saat in kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
”Apapun keptusan yang ditetapkan aparat kepolisian kita harus bisa terima. Semoga tidak ada lagi kejadian sama yang berulang di Jambi,” katanya.
P2TP2A Provinsi Jambi, menghimbau dan mengajak seluruh aspek masyarakat dapat memberikan contoh yang positif. Dan dapat menjaga serta melindungi anak dari perbuatan tidak terpuji.
“Pemerintah tidak bisa setiap saat menjaga dan mengawasi tapi peran serta dari masyarakat yang saat in dibutuhkan,” pungkasnya.
Untuk diketahui kejadian tersebut terjadi pada 23 September 2018 lalu. Dalam kejadian itu, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Eselon Tiga berinisial E di Inspektorat Provinsi Jambi melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap anak dibawah umur.
Peristiwa itu, terjadi di Jalan Sunan Kalijaga, Lorong Delima, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Berawal karena istri oknum ASN tersebut sedang mengendarai sepeda motor dan bersenggolan dengan sepeda motor. Belakangan diketahui bernama Andre.(den)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: